Kacang Sihobuk, oleh-oleh khas Tapanuli Utara yang semua kemasannya seragam



KONTAN.CO.ID - TARUTUNG. Kurang lengkap rasanya berkunjung ke Tapanuli Utara jika tak mencicip penganan khasnya. Kabupaten di Provinsi Sumatra Utara ini memiliki camilan khas berupa kacang garing.

Oleh-oleh khas ini bernama kacang Sihobuk. Sihobuk sendiri adalah nama sebuah desa di Tapanuli Utara yang merupakan asal kacang ini. Letaknya sekitar 15 menit perjalanan darat dari Kota Tarutung, Ibu Kota Tapanuli Utara.

Baca Juga: Asti Panjaitan, penjaga warisan leluhur dari Toba Samosir


Sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga Tarutung, banyak toko yang memajang kacang Sihobuk. Selain rasanya yang pasti gurih renyah dan manis, ada sisi menarik dari kacang yang proses pembuatannya dengan cara sangrai menggunakan pasir ini.

Semua kacang Sihobuk memiliki kemasan dengan desain yang sama. Merah dan putih menjadi ciri khas warna pembungkus si camilan garing ini. Hanya nama produsennya yang menjadi pembeda antara kacang Sihobuk satu dengan yang lain.

Sabar Manalu, produsen kacang Sihobuk dengan bendera UD Marroan, menyebutkan, dahulu para pembuat kacang Sihobuk tergabung dalam sebuah asosiasi. "Mereka (asosiasi) kasih kemasan ke kami semua," katanya kepada Tim KONTAN Jelajah Ekonomi Pariwisata 2019 di Tarutung, Selasa (6/8).

Baca Juga: Silangit, gerbang utama kawasan pariwisata Danau Toba

Nah, kemasan seragam itu berlangsung sampai sekarang yang sekaligus menjadi khas dari tampilan kacang Sihobuk. "Tapi, sekarang sudah tidak ada asosiasinya, kenapanya saya kurang tahu," ujar Manalu.

Sihar Pakpahan, produsen kacang Sihobuk lain membenarkan, kemasan sejak dulu sudah seragam dan berawal dari pemberian asosiasi. "Kemasan kacang Sihobuk berwarna merah putih, kalau yang dari sini," katanya.

Anda tertarik menjadikan kacang Sihobuk sebagai oleh-oleh? Harga kemasan plastik mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000 per bungkus sementara kemasan kaleng mulai dari Rp 260.000 sampai Rp 370.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat