JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar Pemerintah segera menuntaskan penyelesaian kewajiban membayar kekurangan pembayaran dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) minyak dan gas tahun 2008.Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis meminta agar Pemerintah menunaikan kewajibannya saat menyampaikan perubahan APBN 2010. Dia melanjutkan, dalam laporan pembahasan RAPBN 2010 telah disepakati bahwa DPR memberikan catatan atas persetujuan besaran alokasi anggaran untuk DBH Migas tahun depan.“Karena akan menjadi beban terus. Makanya DPR meminta agar Pemerintah tetap mengalokasikan anggaran kurang salur DBH Migas tahun 2008 sekurangnya Rp 1 triliun dalam RAPBNP 2010,” ucap Harry, Kamis (24/9).
DPR Minta Pemerintah Rampungkan DBH Kurang Bayar
JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar Pemerintah segera menuntaskan penyelesaian kewajiban membayar kekurangan pembayaran dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) minyak dan gas tahun 2008.Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis meminta agar Pemerintah menunaikan kewajibannya saat menyampaikan perubahan APBN 2010. Dia melanjutkan, dalam laporan pembahasan RAPBN 2010 telah disepakati bahwa DPR memberikan catatan atas persetujuan besaran alokasi anggaran untuk DBH Migas tahun depan.“Karena akan menjadi beban terus. Makanya DPR meminta agar Pemerintah tetap mengalokasikan anggaran kurang salur DBH Migas tahun 2008 sekurangnya Rp 1 triliun dalam RAPBNP 2010,” ucap Harry, Kamis (24/9).