Sejumlah 157 saham tumbang, IHSG ditutup anjlok 1,53%



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian terbenam. Hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, indeks terjungkal 1,53% ke level 3.477, 339.

Sebanyak 157 saham terkoreksi, dan hanya 29 saham yang naik. Sementara 56 saham tidak bergerak.

Semua sektor memerah dan mayoritas tercatat mengalami koreksi di atas 1%. Penurunan terdalam dialami sektor infrastruktur dan konstruksi yang masing-masing anjlok 2,09%. Sektor consumer good melorot 1,80%, dan sektor aneka industri terjatuh 1,75%. Hanya sektor perdagangan yang melorot 0,99%.Saham yang menempati posisi puncak top losers adalah Modern International (MDRN) yang terkoreksi 9,09% ke Rp 2.000. Wicaksono Overseas (WICO) juga turun 7,69% ke Rp 60 , disusul Indopoly Swakarsa (IPOL) yang terkoreksi 7,44% ke Rp 199.


Sejumlah 21 saham dari 23 saham anggota MSCI stock terpangkas ke zona merah hari ini, dengan koreksi terdalam dicatat oleh Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yan turun 3,55% ke Rp 6.800, dan Bank Negara Indonesia yang anjlok 2,72% ke Rp 3.575. BUMI juga terpangkas 2,48% ke Rp 2.950.Pemegang posisi puncak top gainers adalah Sat Nusapersada (PTSN) yang naik 7,14% ke Rp 90, dan Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) yang naik 5,45% ke Rp 580. Saham anggota MSCI Indeks yang berhasil naik hanya Indosat (ISAT) yang melaju 1,98% ke Rp 5.150, dan Charoen Pokhpand (CPIN) yang naik 1,14% ke RP 1.780.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News