Tugu Mandiri kelola Rp 2,5 miliar dana baru



JAKARTA. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Tugu Mandiri boleh bangga. Pasalnya, empat perusahaan anak usaha BUMN mempercayakan pengelolaan dana pensiun pekerjanya kepada anak usaha PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri ini. Kerja sama pengelolaan dana pensiun ini bakal menghasilkan dana segar berkisar antara Rp 2,5 miliar hingga Rp 2,6 miliar.

Pelaksana Tugas Pengurus DPLK Tugu Mandiri Daneth Fitrianto menuturkan, iuran baru pengelolaan dana pensiun yang terkumpul mendongkrak asset under management Tugu Mandiri yang sampai separuh pertama tahun ini sekitar Rp 580 miliar. Sebanyak 8% hingga 10% berasal dari iuran peserta baru.

Saat ini, total peserta yang tercatat sebanyak 34.000 orang. "Kami berharap kepesertaan baru bertambah 200 orang agar perseroan mampu membukukan asset under management tembus hingga Rp 600 miliar sampai akhir tahun nanti," imbuh Daneth.


Faktor lain yang bisa menopang pertumbuhan asset under management yakni peningkatan hasil investasi. Tugu Mandiri mencatat hasil investasi sebesar Rp 4,5 miliar per kuartal pertama 2011.

Tugu Mandiri menempatkan 49% dana kelolaannya di instrumen pendapatan tetap seperti deposito, surat utang negara, dan obligasi korporasi. Sebanyak 36% di pasar uang, dan sisanya 15% di instrumen saham. "Dengan iklim investasi yang kembali cerah, hasil investasi bakal terdongkrak," ujar Daneth.

Hingga saat ini, bisnis pengelolaan dana pensiun DPLK Tugu Mandiri masih didominasi oleh pasar korporasi, sekitar 90% dari total kelolaan. Sumbangan jalur ritel baru sekitar 10%. Dalam jangka panjang, Tugu Mandiri akan mengembangkan pasar ritel lewat kerjasama dengan pihak perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News