1 Ramadhan 19/2/2026, Ini Sistem Pembelajaran Sekolah di Bulan Puasa Menurut SEB
Rabu, 18 Februari 2026 03:15 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah pada Kamis 19 Februari 2026. Selama puasa Ramadhan, jadwal kegiatan belajar-mengajar di sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan yang sederajat berubah dari biasanya. Dilansir dari website resmi, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Dalam Negeri resmi menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini menjadi pedoman nasional bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam mengatur kegiatan belajar selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri 2026.
Jadwal Pembelajaran Awal Ramadan 2026 Dalam SEB tersebut diatur bahwa pada 18–21 Februari 2026, murid melaksanakan pembelajaran secara mandiri. Kegiatan belajar dilakukan di lingkungan:
Kebijakan ini dirancang agar suasana Ramadan tetap kondusif, sekaligus menjaga ritme belajar peserta didik. Tonton: Heboh Jokowi Dukung Revisi UU KPK, Banyak Kalangan Nilai Jokowi Justru Dalang Lemahnya KPK! Pembelajaran Tatap Muka dan Penguatan Karakter Selanjutnya, pembelajaran tatap muka di sekolah/madrasah berlangsung pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Pada periode ini, satuan pendidikan diminta mengintegrasikan kegiatan penguatan:
Kegiatan pembelajaran kembali berlangsung pada 30 Maret 2026. Selama masa libur, murid diharapkan memperkuat silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat guna meningkatkan persaudaraan serta persatuan. Baca Juga: BREAKING NEWS Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 Peran Sekolah dan Pemerintah Daerah SEB ini juga meminta pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk:
Menyesuaikan aktivitas pembelajaran
Mengurangi intensitas kegiatan fisik
Melakukan asesmen formatif
Memberikan perhatian khusus bagi anak berkebutuhan khusus
Mendampingi murid yang berpotensi tertinggal
Kepala satuan pendidikan juga diminta:
Menjaga keamanan sarana dan prasarana sekolah
Menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua
Peran Orang Tua Selama Ramadan Orang tua dan wali murid turut didorong untuk:
Mendampingi anak dalam kegiatan ibadah
Menguatkan literasi dan numerasi
Mendukung kegiatan seni dan olahraga
Menguatkan pendidikan karakter
Selain itu, orang tua diimbau:
Mengatur penggunaan gawai dan internet secara bijak
Melindungi anak dari kekerasan dan eksploitasi
Mencegah praktik pernikahan usia dini
Trump Buka Sinyal Negosiasi Iran di Jenewa: Optimistis Deal, Singgung Pengerahan Pesawat B-2