KONTAN.CO.ID - Daftar orang terkaya di Indonesia kembali mengalami perubahan berdasarkan data terbaru
Forbes per 26 Maret 2026. Satu yang pasti, posisi puncak masih ditempati oleh Prajogo Pangestu. Perubahan paling mencolok adalah tidak lagi munculnya nama Michael Hartono dalam daftar. Legenda bisnis Indonesia ini wafat pada 19 Maret 2026 lalu.
Kondisi ini membuka ruang bagi pergeseran peringkat, dengan Anthoni Salim berhasil naik dan kini menembus posisi empat besar. Berikut daftar lengkap 10 orang terkaya di Indonesia saat ini.
10 Orang Terkaya di Indonesia (Forbes, 26 Maret 2026)
| No. | Nama | Kekayaan (US$) | Kekayaan (Rp) | Industri & Perusahaan Utama |
| 1 | Prajogo Pangestu | US$21 miliar | Rp 354,3 triliun | Petrokimia & energi (Barito Pacific Group, Chandra Asri Pacific) |
| 2 | R. Budi Hartono | US$18,4 miliar | Rp 310,4 triliun | Perbankan & tembakau (Djarum Group, BCA) |
| 3 | Low Tuck Kwong | US$18,3 miliar | Rp 308,7 triliun | Batu bara & energi (Bayan Resources) |
| 4 | Anthoni Salim | US$11,8 miliar | Rp 199,1 triliun | Konsumer & pangan (Salim Group, Indofood) |
| 5 | Tahir & keluarga | US$9,8 miliar | Rp 165,3 triliun | Keuangan & properti (Mayapada Group) |
| 6 | Otto Toto Sugiri | US$8,8 miliar | Rp 148,5 triliun | Teknologi pusat data (DCI Indonesia) |
| 7 | Sri Prakash Lohia | US$8,4 miliar | Rp 141,7 triliun | Petrokimia & tekstil (Indorama Corporation) |
| 8 | Marina Budiman | US$6,3 miliar | Rp 106,3 triliun | Teknologi pusat data (DCI Indonesia) |
| 9 | Lim Hariyanto Wijaya Sarwono | US$5,5 miliar | Rp 92,8 triliun | Pertambangan & perkebunan (Harita Group) |
| 10 | Theodore Rachmat | US$4,7 miliar | Rp 79,3 triliun | Investasi & agribisnis (Triputra Group) |
Baca Juga: Bos Narkoba Korea Ditangkap, Kendalikan Jaringan dari Penjara Filipina Dominasi Prajogo Pangestu Belum Goyah
Dominasi Prajogo Pangestu dalam daftar orang terkaya di Indonesia masih belum goyah. Kekayaannya yang mencapai US$21 miliar tidak lepas dari kekuatan bisnis di sektor petrokimia melalui Barito Pacific Group dan Chandra Asri Pacific. Selain Prajogo Pangestu, nama seperti Low Tuck Kwong masih bertahan kuat berkat sektor batu bara yang tetap menjadi tulang punggung energi. Di sisi lain, sektor teknologi juga semakin dominan melalui Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman yang diuntungkan dari pertumbuhan pusat data. Kenaikan Anthoni Salim juga menunjukkan bahwa sektor konsumer tetap relevan dan kuat dalam menopang kekayaan para konglomerat Indonesia.
Baca Juga: Bos Freeport-McMoRan Optimis Permintaan Tembaga Tetap Kuat di Tengah Perang Pendatang Baru Konsisten di 10 Besar
Masuknya Lim Hariyanto Wijaya Sarwono dan Theodore Rachmat secara konsisten ke dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia bisa menjadi tanda pergeseran kekuatan ekonomi. Lim Hariyanto diuntungkan dari ekspansi bisnis pertambangan dan hilirisasi nikel, yang kini menjadi komoditas strategis global.
Sementara itu, Theodore Rachmat menunjukkan ketahanan bisnis melalui diversifikasi Triputra Group di sektor agribisnis, manufaktur, hingga investasi. Pergerakan daftar orang terkaya di Indonesia terbaru ini diperkirakan masih akan dinamis sepanjang 2026.
Baca Juga: Robert Mueller Meninggal Dunia, Eks Bos FBI yang Bongkar Skandal Trump-Rusia Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News