KONTAN.CO.ID - Berikut adalah daftar saham bank Amerika Serikat yang ternyata menjadi favorit para miliarder di tahun 2026. Saham perbankan menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik perhatian investor besar pada 2026.
Insider Monkey merilis daftar 10 saham bank yang paling banyak dimiliki miliarder berdasarkan data kepemilikan kuartal II 2026.
Data tersebut diperiksa pada 7 Oktober 2026 dan mencakup 107 investor miliarder yang dilacak. Daftar ini mencakup berbagai model bisnis perbankan, mulai dari bank komersial, bank digital, penerbit kartu kredit, hingga perusahaan jasa keuangan dengan bisnis
investment banking. Perlu dicatat, banyaknya miliarder yang memiliki sebuah saham tidak otomatis berarti saham tersebut merupakan rekomendasi beli. Data ini lebih tepat digunakan sebagai titik awal untuk melihat saham yang mendapat perhatian dari investor dengan kekayaan besar.
Baca Juga: Berkshire Suntik US$ 330 Juta, Saham Bending Spoons Melonjak 34% Daftar Saham Bank yang Favorit Miliarder
Berdasarkan data
Insider Monkey, berikut 10 saham bank yang paling banyak dimiliki miliarder pada kuartal II 2026:
| No. | Saham | Ticker | Jumlah Miliarder |
| 1 | Capital One Financial | COF | 38 |
| 2 | JPMorgan Chase | JPM | 32 |
| 3 | Bank of America | BAC | 30 |
| 4 | Wells Fargo | WFC | 30 |
| 5 | Citigroup | C | 28 |
| 6 | Goldman Sachs | GS | 27 |
| 7 | Nu Holdings | NU | 27 |
| 8 | Morgan Stanley | MS | 27 |
| 9 | Charles Schwab | SCHW | 26 |
| 10 | KeyCorp | KEY | 25 |
Baca Juga: JPMorgan Peringkatkan Skandal Dana Investasi Turki Bisa Tekan Ekonomi Kuartal IV Capital One Financial Jadi Saham Terpopuler
Capital One Financial menempati posisi pertama dengan 38 investor miliarder yang memiliki sahamnya. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam daftar, bahkan mengungguli JPMorgan Chase yang berada di posisi kedua. Capital One dikenal sebagai perusahaan jasa keuangan yang memiliki bisnis perbankan serta kartu kredit. Saham dengan
ticker COF ini juga tercatat dimiliki oleh 133
hedge fund dalam basis data yang sama. JPMorgan Chase, yang merupakan bank terbesar di AS, ternyata hanya ada di peringkat kedua. JPMorgan memiliki sumber pendapatan yang beragam, termasuk perbankan, perdagangan,
investment banking, pengelolaan aset, dan layanan keuangan lainnya. Sementara itu, Bank of America menempati posisi ketiga dengan 30 investor miliarder. Sebagai salah satu bank terbesar di AS, Bank of America memperoleh pendapatan dari berbagai layanan, termasuk perbankan konsumen, perbankan korporasi, pengelolaan kekayaan dan
investment banking. Baca Juga: IMF Ramal Ekonomi Global Tumbuh 3,1% pada 2026, Investasi AI Jadi Penopang Kinerja Industri Perbankan AS pada 2026
Dalam laporan
Insider Monkey,
Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mencatat 4.238 bank komersial dan institusi tabungan yang diasuransikan menghasilkan laba bersih US$90,1 miliar pada kuartal II 2026. Angka tersebut meningkat 12% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Return on assets industri juga mencapai 1,37%. Sementara itu,
net interest margin atau margin bunga bersih hanya meningkat tipis satu basis poin menjadi 3,32%.
Deposito domestik tumbuh 0,8% dan mencatat pertumbuhan selama delapan kuartal berturut-turut. Penyaluran kredit juga meningkat 1,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan industri tidak hanya bergantung pada kemampuan bank meningkatkan pendapatan bunga. Biaya pendanaan, kualitas kredit dan kemampuan mempertahankan nasabah tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan investor.
Baca Juga: Bank Dunia Berdiskusi dengan Puluhan Negara Mengenai Bantuan Krisis