100 perusahaan asal AS berniat bantu UKM



JAKARTA. Sekitar 100 perusahaan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam AS-ASEAN Business Council, berniat untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di Indonesia.

Anggota dari US-ASEAN Business Council tersebut berkumpul di Jakarta pada hari Rabu lalu (20/6) dalam lokakarya dengan perwakilan UKM. "UKM adalah sektor utama bagi ASEAN untuk menghadapi tantangan bisnis.. Jika UKM berhasil, maka kita semua berhasil," kata Sam Kim, Ketua Komisi ASEAN. Sam Kim menambahkan, negara anggota ASEAN sepakat mengembangkan sebuah program untuk mendukung pengembangan UKM yang ada di Indonesia dan menjadi proyek percontohan di Asia Tenggara. "Kami memiliki pengalaman dan pengetahuan, yang akan kami bagi untuk UKM Indonesia," tambahnya. Dia menjelaskan, tujuan program tersebut adalah untuk membuat UKM mampu menjangkau regional dan global. Rencananya, mereka akan menyediakan fasilitas kerja termasuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Diantara 100 perusahaan yang tergabung dalam AS-ASEAN Business Council itu antara lain; Procter & Gamble, UPS, Citigroup, Intel, Freeport McMoRan, Microsoft, Seagate, dan Yahoo. Sjarifuddin Hasan, Menteri Koperasi dan UKM mengatakan, UKM di Indonesia menghadapi banyak masalah, seperti keterampilan rendah, kekurangan bahan baku, manajemen yang buruk, serta kurangnya data."Sejauh ini, masalah terbesar adalah tidak tersedianya fasilitas modal yang memadai," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri