117.453 Jemaah Haji Indonesia Telah Diberangkatkan ke Arab Saudi



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) mencatat, sebanyak 303 kloter, dengan 117.452 jemaah haji Indonesia, dan 1.209 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi, hingga 9 Mei 2026.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha membeberkan, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlansung secara bertahap. Hingga saat ini sebanyak 165 kloter, dengan 63.822 jemaah, dan 660 petugas telah tiba di Kota Makkah untuk melaksanakan operasional dan mempersiapkan kerja menuju puncak haji.

Sementara itu, Untuk kedatangan jemaah haji gelombang II oleh Bandara King Abdul Aziz Jeddah, hingga saat ini telah tiba sebanyak 28 kloter, dengan 10.731 jemaah, dan 113 petugas. Sementara itu, sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangka ibadah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.


Baca Juga: Epidemiolog BRIN: Risiko Penyebaran Hantavirus Kecil, Masyarakat Diminta Waspada

“Alhamdulillah, hari ini kita telah memasuki hari ke-19 masa operasional penyelenggaran ibadah haji, dengan fokus pada penguatan layanan haji Indonesia di Arab Saudi sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah secara aman, nyaman, sehat, dan khusyuk,” tutur Ichsan dalam konferensi pers, Minggu (10/5/2026).

Lebih lanjut, Ichsan membeberkan, perkembangan pelayanan haji Indonesia di Arab Saudi yang terus diperkuat oleh Panitia Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, khususnya pada layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi sebagai fondasi utama kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah.

Dari sisi layanan akomodasi, hingga saat ini PPIH Daerah Kerja Madinah telah melayani akomodasi bagi 267 kloter, dengan total 104.796 jemaah yang menempati 94 hotel. Sementara itu, PPIH Daerah Kerja Makkah telah melayani akomodasi bagi 165 kloter, dengan total 63.800 jemaah yang tersebar di 180 hotel.

“Seluruh hotel terus dikontrol secara berkala oleh petugas untuk memastikan kualitas layanan, mulai dari kebersihanan kamar, kelayakan fasilitas, kenyamanan ruang, ibadah, keaksesibilitas bagi jemaah lansia, disabilitas dan jemaah berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Selanjutnya, dari sisi layanan konsumsi, pemerintah terus memastikan kebutuhan makan jemaah terpenuhi dengan baik, tepat waktu, dan sesuai standar gizi. Hingga saat ini layanan konsumsi yang telah diberikan kepada jemaah di Medinah mencapai 2.129.003 box.

Sementara untuk di kota Mekah sebanyak 453.115 box. Dengan demikian, total layanan konsumsi yang telah diberikan kepada jemaah Haji Indonesia hingga saat ini telah mencapai 2.782.118 box makanan.

“Dan distribusi konsumsi terus diawasi secara ketat, baik dari sisi kualitas makanan, kebersihan, ketepatan waktu distribusi, maupun kecukupan gizdi bagi jemaah,” tandasnya.

Baca Juga: Di KTT ASEAN, Pemerintah Tekankan Diversifikasi Energi demi Ketahanan Kawasan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News