13 Saham Cum Date Pekan Depan, Dividend Hunter Bisa Cermati Saham Pilihan Analis Ini



KONTAN.CO.ID - Jakarta.. Sejumlah emiten dijadwalkan memasuki periode cum date dividen pada pekan depan, Senin (27/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026), membuka peluang bagi investor yang memburu pendapatan dividen maupun akumulasi jangka panjang.

Daftar saham yang memasuki cum date tersebut mencakup PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), serta PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII).

Selain itu, ada pula PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), PT Central Omega Resources Tbk (DKFT), dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI).


Tonton: Investor Singapura Mau Caplok Saham Hassana Boga (NAYZ)

Dividend Hunter Bisa Cermati Saham Yield Tinggi

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai saham-saham tersebut terbagi dalam dua pendekatan utama, yakni strategi high dividend yield dan investasi berbasis fundamental.

Untuk dividend hunter, sejumlah emiten dinilai menarik dari sisi imbal hasil dividen, seperti:

- BNGA dengan dividend yield sekitar 8,5% - DRMA sekitar 6,6% - AUTO sekitar 6,0% - PGEO sekitar 4,8% - ADRO sekitar 4,6%

Menurut Alrich, BNGA dan AUTO menarik karena kombinasi yield tinggi dan fundamental yang relatif stabil. Sementara ADRO dan PGEO menawarkan kombinasi dividen serta eksposur ke sektor energi yang masih prospektif.

"BNGA dan AUTO cukup menarik karena menawarkan yield relatif tinggi dengan fundamental yang stabil. ADRO dan PGEO juga ditopang katalis sektor energi," ujar Alrich kepada Kontan, Jumat (24/4/2026).

Tonton: Trump Klaim Iran Bangkrut! Rp 8,6 Triliun Hilang Tiap Hari Imbas Blokade?

Saham Dividen untuk Investor Jangka Panjang

Untuk strategi jangka panjang, Alrich menilai ADRO, PGEO dan ITMG masih menarik dicermati.

ADRO dinilai punya katalis dari diversifikasi bisnis dan transisi menuju energi hijau. PGEO dinilai memiliki prospek kuat seiring tren energi terbarukan, sementara ITMG tetap menjadi dividend play sektor batu bara meski pergerakannya cenderung siklikal.

Meski demikian, prospek emiten komoditas seperti ADRO, ADMR dan ITMG diperkirakan bergerak moderat seiring harga batu bara yang stabil cenderung melemah dibanding masa supercycle.

Risiko utama berasal dari potensi penurunan average selling price (ASP) yang berpotensi menekan margin. Namun arus kas yang masih solid dinilai menopang peluang pembagian dividen ke depan.

Waspadai Dividend Trap Setelah Ex-Date

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengingatkan investor perlu membedakan strategi dividend hunter dengan investor jangka panjang.

Menurutnya, investor jangka panjang cenderung lebih fokus pada valuasi dan fundamental sehingga tak mudah terjebak dividend trap. Sebaliknya, dividend hunter yang mengejar yield jangka pendek perlu mewaspadai potensi price adjustment usai ex-date.

Secara sektoral, saham konsumsi domestik seperti AUTO, DRMA dan KEJU dinilai masih ditopang daya beli yang relatif terjaga.

Sementara saham komoditas seperti ITMG, ADRO dan ADMR masih prospektif selama margin tetap sehat dan ASP bertahan.

"PGEO dan DRMA juga memiliki katalis dari tren transisi energi, termasuk pengembangan kendaraan listrik dan target net zero emission pemerintah," kata Nafan.

Tonton: Usai Khalid Basalamah, KPK Panggil Empat Bos Biro Travel Haji

Risiko yang Perlu Dicermati Investor

Beberapa risiko yang dinilai perlu diperhatikan investor antara lain:

- Pelemahan rupiah di atas Rp 17.200 per dolar AS yang berpotensi menekan emiten berbasis impor seperti AUTO dan DRMA. - Pergerakan suku bunga yang mempengaruhi biaya dana bank seperti BNGA dan BNII. - Ketegangan geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan logistik. - Risiko koreksi harga pasca ex-date bagi pemburu dividen jangka pendek.

Baca Juga: BEI Rombak Komposisi LQ45: 5 Saham Keluar, CUAN hingga WIFI Masuk Indeks Utama

Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Alrich merekomendasikan trading buy ADRO dengan:

- Area entry: Rp 2.500 - Stop loss: di bawah Rp 2.440 - Target harga: Rp 2.630

Secara teknikal, breakout MA20 dinilai mengonfirmasi rebound dengan peluang uji resistance Rp 2.630. Sinyal golden cross dan dukungan volume transaksi juga memperkuat prospek tersebut.

Sementara Nafan merekomendasikan:

- Add AUTO target Rp 3.120 - Add ADRO target Rp 2.780 - Buy ADMR target Rp 2.130

Baca Juga: Harapan Negosiasi AS-Iran Angkat Wall Street Jumat (24/4), Nasdaq Melonjak

Saham Cum Date Pekan Depan Mana Menarik?

Bagi dividend hunter, BNGA, DRMA, AUTO dan ADRO dinilai menarik karena kombinasi yield dan prospek.

Sementara untuk investor jangka panjang, ADRO, PGEO dan ITMG dinilai menawarkan cerita pertumbuhan yang lebih kuat, meski tetap perlu mencermati risiko makro seperti kurs, harga komoditas dan suku bunga.

Momentum cum date pekan depan berpotensi menjadi katalis trading sekaligus peluang akumulasi, terutama bagi investor yang memadukan strategi dividen dan fundamental.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: