13 ton tepung kelapa Sulut diekspor ke Turki



MANADO. Produk tepung kelapa asal Sulawesi Utara (Sulut) disukai masyarakat Turki. Buktinya, menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jenny Karouw, Turki membeli tepung kelapa asal Sulut pada pekan pertama Januari 2015. 

"Turki membeli tepung kelapa Sulut sebanyak 13 ton dengan sumbangan devisa sebesar US$ 24.700," kata Jenny, di Manado, Selasa. Menurutnya pengiriman produk unggulan ke Turki, semakin memperkokoh eksistensi tepung kelapa ke pasar dunia, bahwa makin banyak masyarakat dunia meminati produk tersebut.

Dari sisi volume, ekspor tepung kelapa ke Turki masih dikatakan sedikit dibandingkan negara pembeli lainnya di kawasan Eropa, namun terbukanya pasar ke negara tersebut menciptakan peluang baru ke depan. "Ini merupakan hal menggembirakan, karena menandakan pasar Turki mulai tertarik pada komoditas yang saat ini menjadi salah satu andalan Sulut," katanya.


Terbukanya pasar tepung kelapa ke Turki merupakan peluang bagi Sulut mendorong ekspor komoditas andalan itu sehingga terus merambah ke lebih banyak negara di dunia.

Tepung kelapa merupakan salah satu komoditas Sulut yang tercatat terbanyak negara pembeli dibandingkan komoditas lainnya. Pasar tepung kelapa Sulut merambah bukan hanya di kawasan Eropa, tetapi juga Asia, Amerika, Australia hingga Afrika.

Hanya saja dari sisi volume dan nilai masih kalah banyak dibanding CCO, selama ini dikenal sebagai penyumbang devisa terbesar ekspor Sulut. Pemerintah, katanya, akan terus memfasilitasi agar produk Sulut makin dicari pasar internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa