JAYAPURA. Rencana subsidi penerbangan perintis untuk 15 maskapai di wilayah pedalaman Papua batal direalisasikan pada tahun 2016. Alasannya, Pemerintah Provinsi Papua tidak memiliki dana yang cukup setelah pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 500 miliar. "Menurut rencana, anggaran untuk program ini sebesar Rp 80 miliar akan ditetapkan dalam APBD Perubahan Pemprov Papua. Akan tetapi, adanya pemotongan anggaran dari pusat menyebabkan rencana tersebut ditunda hingga tahun depan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya di Jayapura, Rabu (19/10). Kepala Bidang Humas Pemkab Tolikara Derwes Jikwa menyatakan penyesalan atas pembatalan subsidi penerbangan untuk 15 maskapai perintis di wilayah pedalaman, khususnya di Pegunungan Tengah Papua.
15 Maskapai di Papua batal dapat subsidi
JAYAPURA. Rencana subsidi penerbangan perintis untuk 15 maskapai di wilayah pedalaman Papua batal direalisasikan pada tahun 2016. Alasannya, Pemerintah Provinsi Papua tidak memiliki dana yang cukup setelah pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 500 miliar. "Menurut rencana, anggaran untuk program ini sebesar Rp 80 miliar akan ditetapkan dalam APBD Perubahan Pemprov Papua. Akan tetapi, adanya pemotongan anggaran dari pusat menyebabkan rencana tersebut ditunda hingga tahun depan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya di Jayapura, Rabu (19/10). Kepala Bidang Humas Pemkab Tolikara Derwes Jikwa menyatakan penyesalan atas pembatalan subsidi penerbangan untuk 15 maskapai perintis di wilayah pedalaman, khususnya di Pegunungan Tengah Papua.