JAKARTA. Perusahaan pengolahan plastik asal Qatar, Qatar Petrochemical Company (QAPCO) berencana mengekspor bahan baku plastik jenis low density polyethylene (LDPE) ke Indonesia sebanyak 15.000 ton pada tahun depan. "Tahun ini, jumlah impor kita lebih sedikit dari jumlah tersebut," kata Country Manager QAPCO, Indra Patria, Sabtu (26/12). Nilai ekspor LDPE ke Indonesia ini mencapai US$ 21,7 juta dengan harga rata-rata US$ 1.450 per ton. Asal tahu saja, LDPE jamak digunakan untuk kemasan makanan dan botol-botol yang lembek. Tahun depan QAPCO bakal memproduksi LDPE tersebut sebanyak 360.000 ton. Menurut rencana perusahaan asal Qatar itu, tahun 2011, produksi LDPE tersebut akan ditingkatkan lagi sehingga mencapai 660.000 ton setahun.
2010, Qatar Usung LDPE 15.000 Ton
JAKARTA. Perusahaan pengolahan plastik asal Qatar, Qatar Petrochemical Company (QAPCO) berencana mengekspor bahan baku plastik jenis low density polyethylene (LDPE) ke Indonesia sebanyak 15.000 ton pada tahun depan. "Tahun ini, jumlah impor kita lebih sedikit dari jumlah tersebut," kata Country Manager QAPCO, Indra Patria, Sabtu (26/12). Nilai ekspor LDPE ke Indonesia ini mencapai US$ 21,7 juta dengan harga rata-rata US$ 1.450 per ton. Asal tahu saja, LDPE jamak digunakan untuk kemasan makanan dan botol-botol yang lembek. Tahun depan QAPCO bakal memproduksi LDPE tersebut sebanyak 360.000 ton. Menurut rencana perusahaan asal Qatar itu, tahun 2011, produksi LDPE tersebut akan ditingkatkan lagi sehingga mencapai 660.000 ton setahun.