2015, kredit Bank Mandiri tumbuh 12%



JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) merealisasikan penyaluran kredit sampai Desember 2015 sebesar Rp 593,5 triliun, atau lebih tinggi 12% dibanding tahun sebelumnya. Pada 2016, bank berkode saham BMRI ini menargetkan pertumbuhan kredit yang lebih besar.

"Sampai Desember 2015, NPL bank only Bank Mandiri membaik menjadi 2,2% dan NPL secara konsolidasi Bank Mandiri sebesar 2,5%," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin kepada KONTAN, Kamis (14/01).

Dia berharap, sektor infrastruktur bisa menggenjot penyaluran kredit tahun ini. Sebagai gambaran saja, sampai September 2015 lalu, penyaluran kredit sektor korporasi berkontribusi sebesar 32,3% dari total kredit Mandiri.


Budi mengatakan, untuk likuiditas Bank Mandiri, sampai Desember 2015 tercatat terjaga dengan baik dengan rasio 87%. Tahun ini, Mandiri memprediksi kondisi likuiditas perbankan secara umum akan lebih ketat, salah satunya karena bakal menggenjot penyaluran kredit infrastruktur. Namun, Budi bilang, Bank Mandiri akan tetap menjaga kondisi likuiditas bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia