JAKARTA. Calon emiten mulai ramai mencalonkan diri sebagai penghuni Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejauh ini, ada 10 emiten yang telah menyelengarakan mini expose. Yang terakhir adalah PT Anabatic Technologies dan PT Gelombang Seismic Indonesia (SIC). Managing Partner Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, tahun ini masih berat bagi emiten untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Pasalnya, kondisi pasar modal sedang mengalami penurunan. Secara historis, kondisi pasar modal akan cenderung turun di bulan Mei dan Agustus. Lalu, pasar modal kembali naik di bulan Oktober hingga Januari. Untuk itu Kiswoyo menyarankan emiten untuk tidak IPO pada bulan Mei dan Agustus.
2015, tahun yang berat untuk IPO
JAKARTA. Calon emiten mulai ramai mencalonkan diri sebagai penghuni Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejauh ini, ada 10 emiten yang telah menyelengarakan mini expose. Yang terakhir adalah PT Anabatic Technologies dan PT Gelombang Seismic Indonesia (SIC). Managing Partner Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, tahun ini masih berat bagi emiten untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Pasalnya, kondisi pasar modal sedang mengalami penurunan. Secara historis, kondisi pasar modal akan cenderung turun di bulan Mei dan Agustus. Lalu, pasar modal kembali naik di bulan Oktober hingga Januari. Untuk itu Kiswoyo menyarankan emiten untuk tidak IPO pada bulan Mei dan Agustus.