JAKARTA. Kontraktor jasa interior dan produsen furnitur merek Vivere, PT Gema Grahasarana Tbk, merancang target bisnis tahun depan. Perusahaan ini berharap bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba 15%-20% pada tahun 2016. Proyeksi di atas kertas, bisnis jasa konstruksi interior, mekanis dan listrik berkontribusi 55% tahun depan. Lantas, 25% kontribusi pendapatan dari bisnis laminasi. Selebihnya berasal dari bisnis furnitur dan aksesori. Kontribusi jasa konstruksi interior memang dominan sejak perusahaan berkode saham GEMA di Bursa Efek Indonesia ini berdiri tahun 1984. Tak cuma mendominasi, bisnis konstruksi interior juga memicu pertumbuhan lini bisnis lain.
2016, produsen Vivere kejar pendapatan Rp 840 M
JAKARTA. Kontraktor jasa interior dan produsen furnitur merek Vivere, PT Gema Grahasarana Tbk, merancang target bisnis tahun depan. Perusahaan ini berharap bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba 15%-20% pada tahun 2016. Proyeksi di atas kertas, bisnis jasa konstruksi interior, mekanis dan listrik berkontribusi 55% tahun depan. Lantas, 25% kontribusi pendapatan dari bisnis laminasi. Selebihnya berasal dari bisnis furnitur dan aksesori. Kontribusi jasa konstruksi interior memang dominan sejak perusahaan berkode saham GEMA di Bursa Efek Indonesia ini berdiri tahun 1984. Tak cuma mendominasi, bisnis konstruksi interior juga memicu pertumbuhan lini bisnis lain.