2017, Bank Sulselbar akan tambah modal Rp 150 M



JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) mengatakan pada tahun 2017 akan melakukan penambahan modal sebesar Rp 150 miliar. Hal ini dilakukan dengan melalui alokasi dividen pendapatan asli daerah (PAD) oleh pemerintah daerah.

Muhammad Rahmat, Direktur Utama Bank Sulselbar mengatakan dengan tambahan permodalan tersebut, pada tahun depan diharapkan rasio permodalan bank akan berada dikisaran 22% sampai 23%.

“Beberapa tahun kedepan kami akan melakukan pertumbuhan dengan aliansi strategis,” ujar Rahmat kepada KONTAN, Selasa (27/12).


Terkait dengan aliansi strategis ini intinya adalah bank akan melakukan sinergi dengan bank lain. Sinergi ini ini untuk bisa meningkatkan potensi yang dimiliki oleh bank daerah.

Namun Rahmat belum mau merinci, dengan siapa nanti Bank Sulselbar akan melakukan aliansi strategis ini. Sebagai gambaran, untuk modal inti bank Sulselbar sampai Desember 2016 tercatat sebesar Rp 2 triliun atau masuk BUKU (bank umum kelompok usaha) II.

Sampai kuartal 3 2016, kredit yang berhasil disalurkan Bank Sulselbar sebesar Rp 11,5 triliun atau naik 44,15% secara tahunan atau year on year (yoy). Dari sisi laba bank mencatatkan kenaikan sebesar 36,72% yoy menjadi Rp 484 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News