2018, Capital Life kejar premi Rp 6,5 triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Capital Life Indonesia masih memasang target bisnis yang cukup agresif tahun depan. Perseroan menargetkan pertumbuhan premi yang jauh lebih tinggi ketimbang proyeksi pertumbuhan rata-rata industri di 2018. Direktur Utama Capital Life Antony Japari menyebut, di tahun depan pihaknya menargetkan perolehan premi sebesar Rp 6,5 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi 30% dari proyeksi tahun ini yang sebanyak Rp 5 triliun. Target pertumbuhan di tahun depan sendiri, mencapai hampir dua kali lipat dari proyeksi pertumbuhan industri menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang berada di kisaran 15,5% dari tahun ini. Menurut Antony pertumbuhan premi di tahun ini akan berusaha didorong oleh penjualan produk unit link. "Kami lihat prospeknya masih besar seiring pertumbuhan pasar unit link dalam beberapa waktu ke belakang," kata dia belum lama ini. Saat ini, produk tersebut menyumbang sekira 60% dari total premi perusahaan. Meski begitu, ia menyebut produk lain pun akan sama-sama mencatatkan pertumbuhan di tahun depan. Dus, komposisi bisnis perseroan dinilai tak akan banyak berubah di 2018 nanti. Sementara dari sisi saluran distribusi, ia menyebut kanal bancassurance dan employee benefit masih akan jadi penopang terbesar. Termasuk dari hasil kerja sama dengan sister company perseroan yakni Bank Capital. "Untuk agensi kami belum punya rencana untuk masuk ke kanal tersebut dalam waktu dekat," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dessy Rosalina