2023, SSIA Lanjutkan Komitmen Peningkatan Kinerja



KONTAN.CO.ID - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, pada Rabu, 7 Juni 2023. Sejumlah agenda penting pada RUPST kali ini, diantaranya adalah pengesahan laporan keuangan tahun buku 2022, persetujuan atas penggunaan laba bersih dan penunjukan akuntan publik. Selain itu, pada RUPST kali ini, SSIA mendapatkan persetujuan untuk melakukan perubahan dan pengangkatan kembali anggota Komisaris Perseroan.

Presiden Direktur SSIA Johannes Suriadjaja, mengatakan, perubahan susunan Komisaris Perseroan ditujukan untuk melakukan penyegaran di susunan pengurus Perseroan. Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan bisnis perusahaan di 2023 serta memperkuat komitmen Perseroan untuk melanjutkan kinerja positif yang telah dicapai. “Perseroan masih optimistis menghadapi 2023, dimana kinerja positif Perseroan akan terus belanjut hingga akhir tahun.” ucap Johannes Suriadjaja.

Di 2023, SSIA menargetkan penjualan lahan industri 20 hektare (ha) di Karawang. Sementara tren kenaikan perjualan lahan industri telah menunjukkan pertumbuhan pada kuartal I 2023 ini. Di mana hingga kuartal I-2023, permintaan lahan untuk wilayah Karawang dan Subang meningkat signifikan.


Di segmen perhotelan dan hospitality, pada 2023 Perseroan optimistis kinerja akan lebih baik karena tingkat kunjungan dari domestik dan asing secara substansial meningkat di kuartal I-2023. Hal ini turut didukung oleh kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah dilaksanakan pemerintah untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi paska pandemi.

Dengan disetujuinya beberapa agenda di dalam RUPST termasuk untuk agenda perubahan perubahan dan pengangkatan kembali anggota Komisaris Perseroan maka susunan direksi dan komisaris Perseroan pasca RUPST adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

-          Presiden Komisaris Independen          : Hagianto Kumala

-          Wakil Presiden Komisaris                   : Crescento Hermawan

-          Komisaris                                             : Steen Dahl Poulsen

-          Komisaris                                             : F. Bedjo Wiantono

-          Komisaris Independen                        : Irawan Chandra

Direksi:

-          Presiden Direktur                                : Johannes Suriadjaja

-          Wakil Presiden Direktur                      : Eddy Purwana Wikanta

-          Direktur                                               : The Jok Tung

-          Direktur                                               : Wilson Effendy

-          Direktur                                               : Sonny Satianegara

Sebagai informasi sepanjang tahun 2022, SSIA membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp3.614,9 miliar. Pendapatan ini mengalami peningkatan sekitar 53,6% dari Rp2.352,9 miliar yang dibukukan di FY21. Peningkatan ini didorong terutama oleh pemulihan yang kuat pada pendapatan konstruksi dan perhotelan, yang masing-masing meningkat sebesar 47,5% (Rp790,7 miliar) dan 211,2% (Rp403,8 miliar). Pendapatan dalam segmen bisnis properti SSIA meningkat sekitar 19,7% (Rp102,7 miliar).

Tentang PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

SSIA, sebelumnya dikenal dengan nama PT Multi Investments Limited, didirikan pada tanggal 15 Juni 1971. Nama perusahaan kemudian berubah menjadi PT Surya Semesta Internusa (SSIA) pada tahun 1995. Bisnis utama SSIA adalah pengembangan kawasan industri & real estate, konstruksi serta perhotelan.

Portofolio investasi SSIA yang sangat beragam di antaranya Suryacipta City of Industry, Subang Smartpolitan, SLP Karawang (divestasi 6 Juni 2022), Graha Surya Internusa (akan dibangun kembali menjadi menara SSI Tower), Hotel Gran Melia Jakarta, Melia Bali Hotel, Jumana Bali (sebelumnya Banyan Tree Ungasan Resort Bali), dan BATIQA Hotels.

Selama lebih dari 50 tahun dalam bisnis properti, SSIA telah memperkuat pengakuan dan posisi brand-nya sebagai salah satu perusahaan pengembang terkuat di Indonesia. Menandai tonggak sejarah sebagai perusahaan terkemuka, SSIA mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dan menjadi perusahaan publik pada tanggal 27 Maret 1997.

Baca Juga: Moncer, Surya Semesta (SSIA) Raup Laba Bersih Rp 4,52 Miliar di Kuartal I-2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News