3 Jalur Seleksi Masuk PTN yang Perlu Dipahami Siswa, Persiapan SNPMB 2024



KONTAN.CO.ID -  Siswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2024 perlu mengetahui jalur-jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tersedia.

Pada tahun 2023, pemerintah menerapkan mekanisme seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau PMB yang baru. 

Bersumber dari situs snpmb.bppp.kemdikbud.go.id, skema terbaru PMB adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur Seleksi Mandiri.


Jalur SNBP dan SNBT dipersiapkan sepenuhnya oleh Tim SNPMB. Sedangkan untuk jalur Seleksi Mandiri akan dikelola sepenuhnya oleh masing-masing PTN. 

Bagi siswa yang akan mengikuti SNPMB tahun depan, Anda perlu memahami mekanisme pelaksanaan masing-masing jalur.

Baca Juga: Apa Itu Pencemaran Tanah? Ini Penyebab Pencemaran pada Tanah & Cara Mengatasinya

SNBP 2023

SNBP merupakan jalur seleksi PMB berdasarkan nilai akademik saja tau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN. 

Jalur ini hampir sama dengan jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) namun dengan beberapa perubahan. 

Seluruh biaya seleksi ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Kuota penerimaan untuk SNBP adalah minimal 20 persen. Persyaratan SNBP untuk sekolah dan peserta seleksi diantaranya:

Sekolah

1. SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN. 2. Ketentuan Akreditasi:

  • Akreditasi A: 40 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi B: 25 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C dan lainnya: 5 persen terbaik di sekolahnya
3. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

Siswa

1. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2023 yang memiliki prestasi unggul:

  • Memiliki prestasi akademik
  • Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
  • Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang telah diisikan di PDSS
2. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.

Baca Juga: Kapal Pinisi, Kapal Tradisional Khas Sulawesi yang Masuk Warisan Budaya Dunia

Persyaratan pilihan jurusan PTN

  • Setiap siswa dari jurusan IPA, IPS atau Bahasa diijinkan memilih Prodi di PTN
  • Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN
  • Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada propinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
Berdasarkan jadwal kegiatan SNBP tahun 2023, penetapan siswa eligible dan pengisian PDSS dimulai pada awal bulan Januari hingga awal bulan Februari.

Kemudian pembuatan akun dimulai pada pertengahan bulan Januari hingga pertengahan bulan Februari. Sedangkan pendaftaran SNBP baru akan dimulai pada pertengahan bulan Februari. 

UTBK-SNBT 2023

Kompetensi SNBT yang diujian berbeda dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SBMPTN menitik beratkan pada soal-soal mata pelajaran sesuai dengan kelompok ujian yakni Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum) dan Campuran (Saintek dan Soshum).

Materi tes yang akan diujikan dalam Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) - SNBT 2023 adalah Tes Potensi Skolastik (TPS), Penalaran Matematika, Literasi Bahasa Indonesia, dan Literasi Bahasa Inggris. 

Alokasi waktu yang diberikan kepada peserta yaitu selama 195 menit. Persyaratan untuk mengikuti seleksi ini diantaranya: 

  • Memiliki AKUN SNPMB
  • Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2023 atau Peserta didik Paket C tahun 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023)
  • Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2021 dan 2022 atau
  • Lulusan Paket C tahun 2021 dan 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023)
Persyaratan Peserta:

  • Setiap peserta dari jurusan IPA, IPS atau Bahasa diizinkan memilih Prodi di PTN (Merdeka Bertanggung Jawab)
  • Hasil UTBK 2023 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2023
  • Membayar biaya UTBK sebesar Rp 200.000
Pelaksanaan UTBK-SNBT akan dilaksanakan dalam 2 gelombang dan masing-masing gelombang dilaksanakan selama 7 hari dan dalam 2 sesi. 

Baca Juga: Jenis-Jenis Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Tubuh dan Fungsinya Masing-Masing

Pembuatan akun SNPMB untuk peserta jalur ini dibuka setelah pendaftaran jalur SNBP berakhir. Siswa yang sebelumnya mengikuti SNBP, bisa menggunakan akun SNBP untuk mendaftar SNBT. 

Peserta SNBP diimbau untuk mendaftar SNBT setelah mendapatkan pengumuman lolos tidaknya SNBP. Sebab, siswa yang dinyatakan lolos jalur SNBP tidak diperbolehkan mendaftar SNBT. 

Pembuatan akun SNPMB jalur SNBT dibuka pada pertengahan bulan Februari hingga awal Maret. Sedangkan pendaftarannya dibuka pada pertengahan bulan Maret hingga pertengahan April. 

Jalur Mandiri PTN

Jalur Seleksi Mandiri sepenuhnya dikelola oleh PTN. Siswa bisa memantau situs resmi PTN favorit untuk mengetahui kriteria apa saja untuk mengikuti Seleksi Mandiri tahun depan.

Beberapa PTN menggunakan nilai SNBT sebagai salah satu syarat mendaftar jalur mandiri. Namun, banyak juga yang menggunakan penilaian mandiri dengan standar dari masing-masing PTN.

Sebagian PTN mulai membuka pendaftaran jalur ini bahkan sebelum SNBP dan SNBT berakhir. Biasanya jalur yang dibuka adalah jalur prestasi menggunakan nilai akademik maupun prestasi lainnya. 

Selain itu terdapat PTN yang membuka lebih dari 1 jalur seleksi mandiri yang bisa didaftar oleh siswa. Tidak jarang seleksi PMB program Sarjana (S1) dan Vokasi (D3 dan D4) berbeda, sehingga peserta bisa mengikuti keduanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News