350.000 Paket Sembako Dibagikan Saat May Day, Ini Isinya!



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog merealisasikan penyaluran bantuan sosial berupa 350 ribu paket sembako dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berpusat di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan penyaluran ini merupakan penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan apresiasi kepada para pekerja.

"Syukur Alhamdulillah, dari pagi atau bahkan kemarin, kami Bulog sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mengoordinir dan menyiapkan sembako sejumlah 350.000 paket yang diperuntukkan kepada saudara-saudara kita, rekan-rekan buruh," ujar Rizal.


Baca Juga: Kado May Day dari Prabowo: Ratifikasi Konvensi ILO 188, Siapkan 1.386 Kampung Nelayan

Satu paket sembako yang dibagikan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras seberat 2,5 kilogram, kopi, teh, gula, sarden, hingga minyak goreng.

Penyaluran ini diklaim sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan para pekerja di tengah momentum May Day.

Selain paket bahan pokok, kejutan lain yang disiapkan pemerintah adalah penyediaan makan siang gratis dengan jumlah yang sama, yakni 350.000 paket, bagi para buruh yang memadati area Monas. Hal ini menambah daftar dukungan fasilitas yang diberikan pemerintah dalam aksi yang berlangsung damai tersebut.

Terkait nilai bantuan, Bulog memperkirakan setiap paket sembako memiliki nilai ekonomi sekitar Rp350.000. Untuk menjaga ketertiban dan mencegah pengambilan ganda, petugas menerapkan prosedur verifikasi yang ketat. Setiap buruh yang telah menerima paket diwajibkan mencelupkan jari ke dalam tinta biru sebagai penanda.

Baca Juga: Tekan Beban Ekonomi, Industri Kesehatan Mendorong Strategi Pencegahan Penyakit

Terkait pembiayaan, Rizal mengonfirmasi bahwa seluruh anggaran berasal dari bantuan Presiden yang dikelola melalui Sekretariat Negara (Setneg). Bulog berperan sebagai pelaksana teknis yang menyiapkan komoditas dan distribusi di lapangan.

"Anggarannya betul dari Setneg bantuannya yang disiapkan. Kami Bulog hanya menyiapkan. Persiapan kami lakukan selama tiga hari, bersinergi dengan ID Food dan BUMD DKI Jakarta secara maksimal," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News