MOMSMONEY.ID - Demi memiliki hasil perkebunan rumah yang sukses, Anda perlu memiliki lingkungan tumbuh yang baik untuk tanaman. Salah satunya adalah tanah yang subur. Oleh karena itu, penting untuk mengecek kondisi tanah Anda untuk mengetahui tingkat pH dan kandungan nutrisinya. Selain itu, Anda juga akan mengetahui tekstur, komposisi, dan drainase tanah Anda. Dilansir dari The Spruce, berikut 4 cara mengetes kondisi tanah yang mudah dilakukan sendiri. Uji Remas Salah satu sifat yang paling mendasar dari tanah adalah komposisinya. Secara umum, tanah diklasifikasikan sebagai tanah lempung, tanah berpasir, atau tanah liat. Tanah lempung biasanya dianggap sebagai tanah yang ideal untuk menanam karena mempertahankan kelembapan dan nutrisi tetapi tidak tetap basah. Tanah berpasir cepat kering dari basah, tetapi memiliki masalah dalam mempertahankan nutrisi. Sementara tanah liat kaya akan nutrisi, tetapi pengeringannya lambat.
- Tanah mempertahankan bentuknya dan ketika Anda menyodoknya pelan, posisi tanah akan hancur: Ini adalah kondisi tanah lempung dan sangat sempurna untuk menanam.
- Tanah mempertahankan bentuknya, tetapi ketika disodok, tanah tetap keras: Ini adalah kondisi tanah liat.
- Tanah segera berantakan setelah Anda melepaskan genggaman: Ini berarti merupakan tanah berpasir.
- Gali lubang di tanah yang diuji dengan lebar sekitar 6 inci dan kedalaman 1 kaki.
- Isi lubang dengan air dan biarkan mengalir sepenuhnya.
- Isi lubang dengan air lagi.
- Catatlah berapa lama waktu yang dibutuhkan air untuk mengalir. Jika waktu yang dibutuhkan selama 4 jam, artinya tanah memiliki drainase yang buruk.
- Pastikan tanah telah menghangat hingga setidaknya 55 derajat dan agar lembap, tetapi tidak basah kuyup.
- Gali lubang sedalam 1 kaki dan tempatkan tanah di atas terpal atau selembar karton.
- Saring tanah dengan tangan Anda saat Anda memasukkannya kembali ke dalam lubang, sambil menghitung cacing tanah yang Anda temukan. Jika Anda menemukan setidaknya 10 cacing, artinya tanah Anda dalam kondisi yang cukup baik. Jika kurang dari itu, menunjukkan bahwa mungkin tidak ada cukup bahan organik di dalam tanah yang membantu populasi cacing sehat atau tanah Anda terlalu asam atau basa.