4 Efek Negatif Makan Terburu-Buru atau Terlalu Cepat, Bikin Berat Badan Cepat Naik



MOMSMONEY.ID - Ketahui 4 efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat. Kita dianjurkan untuk makan dengan porsi yang cukup alias tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak.

Selain itu, disarankan juga untuk makan dengan ritme yang santai alih-alih terburu-buru atau terlalu cepat.

Mengapa makan terburu-buru atau terlalu cepat tidak disarankan? Karena, kebiasaan ini menyimpan banyak efek negatif bagi kesehatan.


Berikut MomsMoney uraikan 4 efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat sebagaimana dilansir dari Livestrong.com.

1. Menyebabkan gangguan pencernaan dan sakit perut

Efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat yaitu menyebabkan gangguan pencernaan dan sakit perut.

Gangguan pencernaan adalah akibat umum dari makan terburu-buru atau terlalu cepat, menurut U.S. National Library of Medicine. Adapun gejalanya bisa berupa sensasi terbakar yang berat.

Untungnya, rasa nyaman tersebut biasanya hilang begitu tubuh memiliki kesempatan untuk mencerna semua makanan.

Namun, jika gangguan pencernaan masih berlanjut, bicarakan dengan dokter guna memastikan hal itu tidak disebabkan oleh komplikasi lain yang berkaitan dengan kondisi gastrointestinal seperti batu empedu atau maag.

Baca Juga: 4 Manfaat Makan dalam Porsi Kecil yang Baik untuk Kesehatan Tubuh, Cari Tahu Yuk!

2. Menambah berat badan

Efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat berikutnya adalah menambah berat badan. Makan terburu-buru secara teratur dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan secara signifikan.

Sebuah tinjauan dari 23 studi tentang topik tersebut yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity pada November 2015 menemukan bahwa makan terlalu cepat berhubungan positif dengan IMT (Indeks Massa Tubuh) yang lebih tinggi dan kelebihan berat badan.

Para ahli setuju bahwa perut membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memberi tahu otak bahwa Anda sudah cukup makan.

Dengan makan terburu-buru atau terlalu cepat, itu berisiko menumpuk kalori ekstra sebelum tubuh memiliki kesempatan untuk memberi sinyal bahwa Anda sebenarnya tidak membutuhkannya.

Di sisi lain, orang yang makan lebih lambat memiliki kadar hormon lapar ghrelin yang lebih rendah, menurut studi yang diterbitkan dalam Nutrients edisi Januari 2019. Akibatnya, mereka pun cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan.

Kata ahli diet terdaftar sekaligus ahli gizi keluarga bernama Sarah Pflugradt, RDN, LDN, orang yang makan dengan cepat tidak akan memberi kesempatan pada tubuh mereka untuk menekan ghrelin.

Justru, kebiasaan makan terburu-buru atau terlalu cepat akan menjaga ghrelin tetap tinggi dan meningkatkan keinginan untuk makan lebih banyak.

Baca Juga: 4 Essential Oil yang Bagus untuk Kehidupan Seks, Begini Cara Menggunakannya

3. Menghilangkan sinyal lapar dan kenyang

Efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat selanjutnya yaitu menghilangkan sinyal lapar dan kenyang.

Makan terburu-buru atau terlalu cepat dapat mengurangi keakuratan otak dalam menyimpan ingatan tentang apa saja yang telah kita konsumsi.

Padahal, ingatan yang demikian merupakan bagian penting untuk menentukan seberapa banyak makanan yang mungkin kita makan pada jam makan berikutnya. Misal, apabila makan siang dengan terburu-buru, itu bisa membuat Anda makan lebih banyak saat makan malam.

Seiring waktu, Anda mungkin akan lupa seperti apa sebenarnya rasa lapar atau kenyang. Lama-kelamaan, Anda pun cenderung mengandalkan emosi untuk memberi tahu kapan  harus makan.

4. Menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang

Efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat yang terakhir yaitu menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang. Makan terburu-buru atau terlalu cepat secara teratur dapat mendatangkan masalah kesehatan yang signifikan dari waktu ke waktu.

Sebuah studi pada Juli 2018 di BMC Public Health yang mencakup hampir 8.000 orang menemukan bahwa kecepatan makan yang lebih cepat dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, peningkatan lemak perut, kolesterol tinggi, dan gula darah tinggi.

Ingat, makan terburu-buru atau terlalu cepat bisa mendorong keinginan untuk memilih makanan yang kurang sehat. Dampaknya tidak hanya menyebabkan asupan energi yang berlebih, tetapi juga meningkatkan asupan zat aditif, gula, dan biji-bijian olahan serta menurunkan asupan makanan pencegah peradangan seperti buah-buahan dan sayuran.

Itulah 4 efek negatif makan terburu-buru atau terlalu cepat. Alih-alih makan terburu-buru atau terlalu cepat, para ahli merekomendasikan untuk makan dengan kecepatan yang bisa membuat makanan Anda bertahan selama 20 menit atau bahkan lebih lama.

Untuk porsinya, sesuaikan saja dengan porsi makanan yang biasa Anda makan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ana Risma