4 Jenis Kayu Manis di Seluruh Dunia, Salah Satunya Asli dari Indonesia Loh!



MOMSMONEY.ID - Moms harus tahu, terdapat total sebanyak 4 jenis kayu manis yang tersebar di seluruh dunia. Jenis-jenis kayu manis ini kerap kali digunakan sebagai bumbu aneka masakan.

Terdapat 2 jenis kayu manis yang dikenal di seluruh dunia, yakni:

  1. Kayu Manis Ceylon
  2. Kayu Manis Cassia
Khusus untuk kayu manis Cassia dibagi lagi menjadi 3 bagian berdasarkan produksinya, yakni:

  1. Kayu Manis Tiongkok
  2. Kayu Manis Indonesia
  3. Kayu Manis Vietnam/Saigon

Untuk tahu apa saja perbedaan jenis-jenis kayu manis di atas, simak artikel berikut ini yang dilansir dari Lacademie dan Cairo Food, selengkapnya!

Baca Juga: Perbedaan Mentega dan Margarin, Manakah yang Paling Pas untuk Baking?

1. Kayu manis Ceylon

Kayu manis Ceylon (disebut juga kayu manis sejati) merupakan jenis kayu manis yang asalnya dari Srilanka.

Kayu manis Ceylon memiliki ciri seperti warnanya yang kecoklatan, teksturnya yang super tipis seperti kertas yang digulung-gulung, serta sangat rapuh jika disentuh.

Baca Juga: Perbedaan Saus Tiram dan Saus Bumbu Rasa Tiram, Mana yang Lebih Enak?

Jenis kayu manis yang satu ini memberikan rasa manis-pedas yang ringan, serta ada sedikit aroma jeruk.

Disebabkan karena rasanya yang ringan, kayu manis Ceylon paling cocok digunakan untuk baking, terutama pada makanan seperti cookies dan pastries.

Kayu manis Ceylon mengandung Kumarin dalam kadar yang rendah. Sebagai informasi, kumarin adalah zat penyedap rasa. Apabila dikonsumsi terlalu banyak, kumarin dapat meningkatkan risiko kanker & dapat merusak ginjal serta hati.

Kandungan kumarin inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa jenis kayu manis Ceylon sangat mahal.

Baca Juga: 6 Perbedaan Gula Aren, Gula Jawa, dan Gula Merah yang Harus Anda Ketahui

2. Kayu manis Cassia

Kayu manis Cassia adalah salah satu jenis kayu manis paling populer di seluruh dunia. Jenis kayu manis yang satu ini terbagi menjadi 3 bagian besar berdasarkan produksinya, yakni: Kayu manis Tiongkok, Indonesia, dan Vietnam/Saigon.

Ketiganya memiliki harga yang murah, namun cukup berbahaya bagi kesehatan.

a. Kayu Manis Tiongkok

Kayu manis Tiongkok merupakan jenis kayu manis yang asalnya dari Cina bagian Selatan. Jenis kayu manis ini berasal dari tanaman Cinnamomum Cassia.

Kayu manis Tiongkok memiliki rasa yang khas: manis, pahit, dan pedas, serta rasanya dianggap lebih kuat jika dibandingkan dengan jenis Kayu Manis Ceylon.

Baca Juga: 4 Perbedaan Nasi Biryani, Kebuli dan Mandhi Asal Timur Tengah

Kayu manis Tiongkok punya tekstur yang kasar dan tebal membentuk gulungan, serta berwarna coklat tua kemerahan. Bumbu masakan ini juga sangat populer di wilayah Asia Timur & Amerika.

Sayangnya, kayu manis Cassia (termasuk kayu manis Tiongkok, Indonesia, dan Saigon) cukup berbahaya bagi kesehatan karena mengandung kumarin tingkat tinggi.

Meski begitu, kayu manis Tiongkok kerap digunakan dalam hidangan rebus seperti semur & makanan tumisan lainnya yang membutuhkan cita rasa pedas & manis.

b. Kayu Manis Indonesia

Kayu manis Indonesia merupakan jenis kayu manis Cassia yang dikenal punya cita rasa manis & ringan, mirip dengan jenis kayu manis Ceylon.

Kayu manis Indonesia diproduksi dari tanaman Cinnamomum burmannii.

Dikenal karena rasanya yang ringan, kayu manis Indonesia menjadi sangat populer & kerap digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari biskuit, muffin, kue, hingga roti.

Baca Juga: 5 Perbedaan Minyak Wijen vs Minyak Zaitun untuk Masakan, Sudah Tahu?

Sedikit berbeda dengan kayu manis Tiongkok, kayu manis Indonesia punya warna cokelat kemerahan yang lebih terang.

Jangan salah, kayu manis produksi Indonesia adalah jenis kayu manis paling murah di pasaran karena sangat mudah didapatkan di seluruh dunia.

Sayangnya, kandungan kumarin pada kayu manis Indonesia dinilai lebih tinggi dibandingkan kayu manis Tiongkok.

Baca Juga: Ada yang Beraroma Buah, Ini Dia 7 Jenis Sambal Unik yang Ada di Berbagai Negara

c. Kayu manis Saigon/Vietnam

Kayu manis Saigon diproduksi di Vietnam. Kayu manis yang satu ini dikenal sebagai jenis kayu manis Cassia yang paling harum & beraroma sedap, sebab mengandung cinnamaldehyde.

Kayu manis Saigon bertekstur tebal membentuk 1 gulungan penuh, namun jauh lebih kecil & tipis jika dibandingkan dengan kayu manis Tiongkok.

Dibandingkan jenis kayu manis Cassia lainnya, kayu manis Cassia asal Vietnam ini memiliki rasa super manis & pedas, sehingga kerap digunakan sebagai bumbu pada masakan Pho, kare, minuman herbal, hingga oatmeal.

Kandungan kumarin pada kayu manis Saigon merupakan yang tertinggi di antara jenis kayu manis Cassia lainnya (kayu manis Tiongkok & Indonesia).

Apabila Anda memiliki masalah ginjal & hati, disarankan untuk berhati-hati mengonsumsi jenis kayu manis Cassia agar tak memperparah kondisi kesehatan.

Baca Juga: 4 Perbedaan Utama Mentega dan Margarin, Mulai dari Tekstur hingga Kegunaan

Kesimpulan

Baik kayu manis Ceylon maupun Cassia, keduanya bisa digunakan sebagai bumbu masakan.

Namun ada baiknya untuk menghindari terlalu banyak memasukkan kayu manis ke dalam masakan Anda untuk menghindari berbagai jenis risiko yang disebabkan oleh Kumarin.

Sebab kayu manis Ceylon & Cassia sama-sama memiliki kandungan Kumarin. Yang membedakan keduanya adalah kadar kumarin yang dikandungnya.

Itu dia perbedaan berbagai jenis kayu manis yang ada di seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Raissa Yulianti