40% anggota bursa masih merugi



JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sekitar 40% atau 46 anggota bursa (AB) sulit berkembang. Hal ini membuat perusahaan efek itu mengalami rugi secara operasional. "Kami sedang minta rencana bisnis mereka," ujar Samsul Hidayat, Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota BEI. Sebenarnya, laba bersih beberapa perusahaan efek itu tetap positif karena mereka bisa mendaptkan pendapatan lain-lain. Salah satu sumbernya adalah pendapatan bunga yang diperoleh, baik dari transaksi repo, maupun margin. Jadi, kendati secara operasional minus, namun, tapi mereka bisa melanjutkan bisnis. Adapun, secara modal, kata Samsul, perusahaan sekuritas itu masih memenuhi ketentuan batas minimum, yakni Rp 25 miliar. "MKBD (modal kerja bersih disesuaikan) tidak ada masalah," tuturnya. Saat ini, total AB tercatat sebanyak 116 perusahaan. Tiga diantaranya bukan perusahaan efek aktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dikky Setiawan