5 Pohon Natal Termahal di Dunia



Menghias pohon cemara dengan berbagai hiasan dan lampu kelap-kelip sudah menjadi tradisi umat nasrani di dunia yang dirayakan tiap tahun dalam menyambut Natal.  Umumnya, pohon natal yang dihias ini terbuat dari pohon pinus kemudian dihias sehingga menjadi pohon terindah sesuai dengan budaya di negara masing-masing.  Selain terbuat dari kayu, pohon natal sekarang ini juga ada yang terbuat dari plastic, kayu  dan tentu saja emas. Ya, pohon Natal terbuat dari emas dengan hiasan berlian dan taburan batu permata lainnya, sehingga harganya pun sangat mahal. Berikut 5 pohon Natal termahal di dunia versi Kontan.

Nama/Julukan : Washington DC Capitol Chrismas Tree
Negara : Washington DC
Tinggi : 26,8 meter
Harga : US$ 1,0 Juta (Bila kurs US$ 1 = Rp 13.300 maka nilainya setara dengan Rp 13,3 miliar)
Keunikan : Washington DC sudah lama memiliki tradisi untuk menaruh pohon Natal yang sudah ada sejak tahun 1964. Pohon Natal yang satu ini dihargai mahal bukan karena hiasannya yang terbuat dari emas atau berlian. Melainkan proses pengangkutannya yang menelan banyak biaya yang katanya mencapai angka $ 1 juta belum lagi dekorasinya.
Sumber Foto : reuters.com

Nama/Julukan : Soo Kee Jewelry
Negara : Singapura
Tinggi : 6 meter
Harga : US$ 1,005.000  (Bila kurs US$ 1 = Rp 13.300 maka nilainya setara dengan Rp 13.4 miliar)
Keunikan : Pohon natal yang dipajang di salah satu mall besar di Singapura dan dibuat oleh  Soo Kee Jewelry, salah satu toko perhiasan terkenal di Singapura ini dinobatkan menjadi salah satu pohon natal termahal yang pernah ada di dunia. Pohon natal setinggi 6 meter ini menyertakan 3.000 kristal langka dengan ditaburi 21.798 berlian. Jadi tidak heran kalau harganya pun selangit.
Sumber Foto : raredelight.com

Nama/Julukan : Ginza Tanaka Jewelery Shop
Negara : Jepang
Tinggi : 2,4 meter
Harga : US$ 1,8 Juta (Bila kurs US$ 1 = Rp 13.300 maka nilainya setara dengan Rp 23,9 miliar)
Keunikan : Pohon Natal ini dibuat pada tahun 2012 untuk memperingati ulang tahun Walt Disney yang ke-110. Perusahaan emas Jepang, Ginza Tanaka, membangun sebuah pohon Natal emas setinggi 2,4 meter. Pohon Natal hasil kerjasama Ginza Tanaka dengan Walt Disney Jepang ini dibentuk menyerupai 50 karakter populer Disney yang menghabiskan 36,28 kg emas.  Pohon Natal mewah ini juga dihiasi dengan ribuan berlian dan mutiara. Pohon Natal yang disain dan ditampilkan di toko Ginza Tanaka ini termasuk salah satu pohon natal termahal di dunia.
Sumber Foto : publico.pt

Nama/Julukan : Takashimaya Departemen Store
Negara : Jepang
Tinggi : 2 meter
Harga : US$ 1,8 Juta (Bila kurs US$ 1 = Rp 13.300 maka nilainya setara dengan Rp 23,9 miliar)
Keunikan : Pohon natal mahal ini memiliki cabang, daun, lilin, dan beberapa ornamen lainnya yang dipasang pada pohon ini semuanya dilapisi emas. Untuk menambahkan beberapa warna, pohon Natal spektakuler ini juga dihiasi dengan pernak-pernik berwarna merah dan juga bunga. Pohon Natal ini dipajang sebagai bagian dari pameran emas di Tokyo menjelang hari natal. Demi keamanan, di samping pohon natal akan dijaga oleh satpam yang akan terus berdiri di sebelah pohon, untuk memastikan tidak bagian daun atau dekorasi lainnya yang dicuri.
Sumber Foto : nipponnews.net

Nama/Julukan : The Emirates Palace Hotel
Negara : Abu Dhabi, Uni Emirates Arab
Tinggi : 12 Meter
Harga : US$ 11,4 Juta (Bila kurs US$ 1 = Rp 13.300 maka nilainya setara dengan Rp 151,6 miliar)
Keunikan : Emirates Palace Hotel di Abu Dhabi meluncurkan apa yang disebut sebagai pohon Natal termahal di dunia. Pohon Natal ini diperkirakan bernilai lebih dari USD 11 juta atau Rp 134 juta.  Pohon setinggi 12 meter ini dihiasi dengan perak, busur emas, ornamen berbentuk bola dan lampu-lampu putih kecil. Untuk menambah kemewahan pada pohon Natal ini, pihak hotel juga menaruh 181 berlian, zamrud, mutiara, safir dan batu berharga lainnya di pohon tersebut. Pihak hotel memamerkan pohon Natal termahal ini di bagian lobby sehingga para pengunjung dapat dengan mudah mengagumi keindahannya.
Sumber Foto : arabianbusiness.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Deni RIaddy