50+ Asosiasi dan Pemangku Kepentingan Hadir dalam Associations Gathering IHCBS 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekosistem human capital nasional kian bersiap menghadapi era kecerdasan artifisial (AI) dan digitalisasi. Lebih dari 50 asosiasi dan pemangku kepentingan lintas sektor menghadiri Associations Gathering Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi menuju penyelenggaraan IHCBS pada September mendatang.

Forum bertajuk “An Evening with the Human Capital Ecosystem” ini menjadi ajang konsolidasi strategis antar asosiasi, praktisi SDM, akademisi, dan pelaku industri untuk menyatukan agenda peningkatan produktivitas nasional melalui pendekatan human-centric AI.

Tahun ini, IHCBS mengangkat tema “Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity”. Fokusnya jelas: transformasi digital tak semata soal teknologi, melainkan bagaimana manusia tetap menjadi pusat perubahan.


Sejak digelar pertama kali, IHCBS telah berkembang menjadi salah satu forum human capital terbesar di Indonesia dengan partisipasi lebih dari 3.000 peserta. Perjalanan tematiknya pun progresif: 2024 membangun insight, 2025 memperkuat strategi kesiapan talenta, dan 2026 diarahkan pada dampak nyata implementasi AI dan digitalisasi.

Salah satu agenda utama gathering adalah talk show “People & Talent in the Age of AI and Digitalisation: From Insight to Real Impact”. Sejumlah tokoh industri hadir sebagai pembicara, antara lain Chairman IHCBS Yunus Triyonggo, CEO OneGML Suwardi Luis, Managing Director Kontan Media Cipta Wahyana, Country Manager HR IBM Indonesia Husein Samy, serta Corporate Communication Director Kompas Gramedia Glory Oyong .

Melalui forum ini, asosiasi didorong berperan sebagai co-creator, menyumbangkan praktik terbaik dan tantangan nyata di lapangan. Harapannya, kolaborasi lintas ekosistem dapat melahirkan gerakan kolektif untuk mempercepat peningkatan kualitas talenta dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

IHCBS sendiri merupakan inisiatif bersama GNIK, OneGML, dan QuBisa yang menggabungkan konferensi, pameran, serta program pembelajaran untuk memperkuat kompetensi SDM nasional.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, IHCBS 2026 menargetkan bukan hanya diskusi, melainkan eksekusi nyata mendorong organisasi Indonesia naik kelas di era AI.

Selanjutnya: China Merilis Draf Aturan Keselamatan Sistem Pengemudian Otomatis

Menarik Dibaca: Makuku Luncurkan Comfort Fit, Popok Tipis Anti Bocor untuk Anak Aktif Sepanjang Hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News