SIMPANG EMPAT. Sekitar 50.000 hektare (ha) tanaman kelapa sawit masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan memakai bibit palsu atau bibit tidak berkualitas. "Persoalan ini sudah kami data dan memang diduga lebih dari 50.000 ha bibit kelapa sawit masyarakat palsu," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu (29/5). Ia menambahkan akibat penggunaan bibit palsu tersebut maka penghasilan petani jauh berkurang. Bahkan petani banyak yang sadar tertipu ketika sawit yang ditanam buahnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
50.000 ha sawit di Sumbar gunakan bibit palsu
SIMPANG EMPAT. Sekitar 50.000 hektare (ha) tanaman kelapa sawit masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan memakai bibit palsu atau bibit tidak berkualitas. "Persoalan ini sudah kami data dan memang diduga lebih dari 50.000 ha bibit kelapa sawit masyarakat palsu," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu (29/5). Ia menambahkan akibat penggunaan bibit palsu tersebut maka penghasilan petani jauh berkurang. Bahkan petani banyak yang sadar tertipu ketika sawit yang ditanam buahnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.