MOMSMONEY.ID - Ada 6 manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari. Apa sajakah manfaat tersebut? Cari tahu selengkapnya di sini. Tak hanya nikmat dan terjangkau, telur juga mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat. Menurut United States Department of Agriculture, satu butir telur utuh berukuran besar mengandung nutrisi berikut:
- Kalori: 70
- Protein: 6 gram
- Jumlah lemak: 5 gram
- Lemak jenuh: 2 gram
- Karbohidrat: 0 gram
- Vitamin B12: 0,5 mcg
- Vitamin D: 1,24 mcg
- Kolin: 169 mg
Baca Juga: 4 Manfaat Cuka Apel Jika Dikonsumsi Setiap Hari, Gula Darah Jadi Stabil Melansir EatingWell, inilah 6 manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang harus Moms tahu. 1. Merasa kenyang dan berenergi Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang pertama yaitu merasa kenyang dan berenergi. Meskipun kecil dan terjangkau, namun telur memiliki kandungan nutrisi yang mengesankan. Kuning telur, khususnya, merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin B12, vitamin D, dan kolin. Adapun semuanya diperlukan untuk membantu tubuh memproses makanan menjadi energi. Ditambah lagi, kombinasi protein dan lemak sehat dalam telur mampu membuat perut merasa kenyang lebih lama. 2. Kesehatan kulit dan rambut meningkat Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang kedua yaitu kesehatan kulit dan rambut meningkat. Telur merupakan sumber beberapa vitamin B, termasuk vitamin B2, B5, dan B12. Semua nutrisi tersebut memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, termasuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Semua vitamin B bersifat larut dalam air, artinya tidak bertahan lama di dalam tubuh dan tidak mudah disimpan. Jadi, makan telur setiap hari merupakan cara yang baik untuk memastikan kebutuhan tubuh terpenuhi. Telur juga kaya akan asam amino (protein pembangun) seperti metionin yang dapat membantu meningkatkan warna dan kelenturan kulit serta kekuatan rambut dan kuku. 3. Kesehatan otak meningkat Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang ketiga yaitu kesehatan otak meningkat. Telur kaya akan mikronutrien kolin, yang digunakan untuk membantu menciptakan membran sel dan neurotransmiter penting dalam tubuh. Kolin penting untuk daya ingat, suasana hati, kontrol otot, dan fungsi sistem saraf secara umum. Jadi, masuk akal jika tidak mendapatkan cukup kolin dapat membuat Anda merasa berkabut. Dalam satu butir telur, itu bisa memenuhi sekitar 6% kebutuhan kolin harian kita. Sehingga, makan telur setiap hari dapat membantu mendukung kesehatan otak. Baca Juga: 5 Minuman Penurun Berat Badan yang Sebaiknya Dikonsumsi Pagi Hari, Ada Kopi! 4. Kesehatan mata terjaga Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang keempat yaitu kesehatan mata terjaga. Kuning telur mengandung dua karotenoid yakni lutein dan zeaxanthin yang penting untuk kesehatan mata. Keduanya memainkan peran penting dalam perkembangan mata dan kesehatan penglihatan. Menurut penelitian, lutein dan zeaxanthin dapat membantu menurunkan risiko penyakit mata umum yang berkaitan dengan usia. 5. Tulang semakin kuat Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang kelima yaitu tulang semakin kuat. Vitamin D penting untuk berbagai proses tubuh. Ini membantu mengatur tekanan darah, menurunkan risiko kanker tertentu, dan memainkan peran positif dalam kesehatan mental. Salah satu fungsi terpenting vitamin D adalah membantu menjaga kesehatan tulang. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan penyerapan kalsium di usus serta membantu menjaga kadar kalsium dan fosfor dalam kisaran yang mendorong pertumbuhan tulang yang sehat dan remodeling tulang. Satu butir telur mampu memenuhi 6% kebutuhan vitamin D. Jadi, makanlah satu butir telur setiap hari guna memberikan manfaat yang menyehatkan tulang. 6. Kesehatan jantung membaik Manfaat telur jika dikonsumsi setiap hari yang keenam yaitu kesehatan jantung membaik. Meskipun telur mengandung banyak vitamin, mineral, dan nutrisi, namun telur juga mengandung kolesterol yang kontroversial. Satu butir telur menghasilkan sekitar 207 miligram kolesterol, yaitu 69% dari batas harian yang direkomendasikan oleh Dietary Guidelines for Americans. Kendati demikian, mengonsumsi makanan berkolesterol tidak berkorelasi langsung dengan peningkatan kadar kolesterol darah. Faktanya, kolesterol makanan memiliki dampak minimal terhadap kadar kolesterol darah. Beberapa penelitian bahkan berpendapat bahwa tidak ada cukup bukti untuk rekomendasi batas kolesterol dari Dietary Guidelines for Americans. Sebuah tinjauan baru-baru ini di Nutrients menyatakan bahwa meskipun beberapa makanan tinggi kolesterol dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi, namun telur dan udang merupakan pengecualian karena nilai gizinya yang tinggi.