6 Perusahaan Bersiap IPO, BEI: Mayoritas Punya Aset Jumbo



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat enam perusahaan dalam pipeline penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO). 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan, keenam perusahaan tersebut saat ini masih berada dalam pipeline pencatatan saham di BEI dan tengah menjalani proses menuju penawaran umum.

"Hingga kini terdapat enam perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," kata Saidu dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).


Sementara itu, hingga 8 Juli 2026, BEI telah mencatatkan lima perusahaan baru melalui mekanisme IPO. Dari aksi korporasi tersebut, total dana yang berhasil dihimpun emiten mencapai sekitar Rp 1,67 triliun.

Baca Juga: IPO Prodial Diagnostic (PRDL) Diserbu Investor, Oversubscribed Capai 709 Kali

Berdasarkan klasifikasi aset, mayoritas calon emiten yang tengah mengantre untuk IPO berasal dari kelompok perusahaan beraset besar. Tercatat, tiga perusahaan memiliki total aset di atas Rp 250 miliar.

Sementara itu, dua perusahaan lainnya merupakan perusahaan beraset kecil dengan nilai aset di bawah Rp 50 miliar. Adapun satu perusahaan sisanya berada pada kategori aset menengah dengan total aset berkisar Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.

Berdasarkan klasifikasi sektoral, perusahaan yang berada dalam pipeline IPO berasal dari berbagai lini industri. Tercatat, satu perusahaan bergerak di sektor basic materials.

Selanjutnya, sektor consumer cyclicals dan kesehatan masing-masing terdapat dua perusahaan, dan sisanya satu perusahaan berasal dari sektor consumer non cyclicals.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News