7 Alternatif Odoo Enterprise untuk Bisnis di Indonesia



KONTAN.CO.ID - Banyak perusahaan di Indonesia menggunakan Odoo Enterprise dalam kegiatan operasional sehari-hari, tetapi berbagai kendala seperti biaya lisensi per modul yang tinggi, kompleksitas implementasi, dan minimnya dukungan lokal membuat mereka mempertimbangkan opsi lain.

Ketika perusahaan membutuhkan software yang mudah digunakan, tersedia dalam Bahasa Indonesia, dan terintegrasi dengan ekosistem lokal, evaluasi ulang pilihan software sering kali dilakukan menjadi penting.

Maka dari itu, mari kita ulas dalam artikel tujuh alternatif Odoo Enterprise yang dapat dijadikan pilihan, termasuk Mekari sebagai salah satu Platform software terintegrasi pertama di Indonesia.


Apa Itu Odoo Enterprise?

Odoo Enterprise merupakan versi berbayar dari platform ERP open-source Odoo yang mencakup modul HR, akuntansi, CRM, inventori, dan lain-lain dalam satu sistem terpadu. Namun, terdapat tiga alasan utama bagi bisnis untuk mencari alternatif, yaitu kenaikan biaya lisensi per modul seiring pertumbuhan perusahaan, ketergantungan pada pihak implementor eksternal, serta kurangnya dukungan lokal yang memadai dari sisi bahasa dan regulasi.

7 Alternatif Odoo Enterprise untuk Bisnis di Indonesia

Berikut ini dipaparkan tujuh alternatif Odoo Enterprise yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis di Indonesia. Masing-masing menawarkan fitur serta keunggulan yang relevan dalam konteks pasar lokal.

1. Mekari

Ekosistem software enterprise terpadu dari Mekari dirancang untuk membantu bisnis dan profesional Indonesia tumbuh melalui automasi, integrasi, dan laporan cerdas berbasis AI.

Mekari sangat cocok menjadi alternatif Odoo Enterprise karena memiliki berbagai produk yang dapat memenuhi proses bisnis serta terintegrasi dalam satu ekosistem software terpadu, meliputi:

  • Mekari Talenta: Platform AI-centric HCM untuk menyederhanakan dan mengintegrasikan seluruh operasional HR dan payroll dalam satu sistem terpusat.
  • Mekari Jurnal: Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk mengelola keuangan dan pembukuan bisnis secara lebih efisien.
  • Mekari Qontak: Platform AI customer engagement dan omnichannel CRM untuk mengautomasi layanan pelanggan dari akuisisi hingga retensi.
  • Mekari Expense: Platform manajemen pengeluaran terpusat yang mengintegrasikan Travel & Expense, Accounts Payable, Procurement, dan Spend Control dalam satu sistem.
  • Mekari Klikpajak: Aplikasi pengelolaan pajak dan e-Faktur untuk menyederhanakan administrasi pelaporan dan kepatuhan pajak.
  • Mekari Sign: Platform tanda tangan digital dan e-Meterai untuk mengelola dokumen secara lebih aman, cepat, dan compliant.
  • Mekari Officeless: Platform enterprise app development untuk membangun aplikasi kustom, mengotomasi workflow, dan mengisi celah operasional antar sistem.
  • Mekari Flex: Solusi benefit karyawan dan Early Wage Access untuk mendukung kesejahteraan tim.
Keunggulan utama Mekari ialah ekosistem yang sudah terintegrasi penuh dalam satu platform dengan standar keamanan, kepatuhan tinggi seperti ISO 27001 dan terdaftar di PSE Kominfo.

Selain itu Mekari juga mampu melakukan proses automasi repetitif, serta dapat memberikan insight berbasis AI yang mendukung skalabilitas bisnis.

Dukungan dalam Bahasa Indonesia dan reputasi baik dengan lebih dari 55.000 bisnis dan 3 juta profesional yang menggunakan platform ini membuat Mekari menjadi alternatif Odoo Enterprise yang semakin layak dipertimbangkan oleh perusahaan.

2. SAP Business One

SAP Business One merupakan platform ERP yang sudah cukup terkenal di pasar global dengan menawarkan berbagai fitur untuk bisnis skala menengah dan besar. Kelebihannya mencakup integrasi proses bisnis dan analitik tingkat lanjut. Namun, untuk penggunaan di Indonesia, terdapat kendala pada adaptasi regulasi lokal dan kebutuhan dukungan bahasa Indonesia yang masih perlu diperkuat.

3. Oracle NetSuite

Oracle NetSuite menawarkan platform cloud ERP dengan fitur lengkap mulai dari keuangan, CRM, hingga manajemen supply chain. Kelebihan NetSuite adalah skalabilitas dan kinerja tinggi untuk bisnis besar, tetapi tingkat kompleksitas dan biaya implementasi cukup tinggi terutama untuk bisnis menengah di Indonesia.

4. Microsoft Dynamics 365

Dynamics 365 menyediakan integrasi dengan paket produk Microsoft lain dan fleksibilitas modul-modul bisnis. Meski sangat cocok untuk perusahaan besar global, adaptasi terhadap peraturan lokal Indonesia perlu pengaturan khusus dan melibatkan pihak ketiga untuk dukungan layanan yang komprehensif.

5. Zoho One

Zoho One merupakan paket lengkap aplikasi bisnis terintegrasi dengan harga yang kompetitif. Keunggulannya pada kemudahan penggunaan dan keanekaragaman aplikasi, meski untuk kebutuhan regulasi Indonesia mungkin belum sepenuhnya terintegrasi, khususnya dalam hal perpajakan dan ketenagakerjaan.

6. ERPNext

ERPNext merupakan salah satu platform yang bersifat open-source dan fleksibel untuk dikustomisasi dengan menawarkan modul-modul standar ERP melalui pendekatan komunitas. Tantangannya adalah keterbatasan dukungan profesional dan adaptasi terhadap kebutuhan regulasi lokal yang cukup kompleks di Indonesia.

7. Bitrix24

Bitrix24 menonjol dengan platform kolaborasi dan CRM yang terintegrasi, cocok untuk bisnis yang memprioritaskan komunikasi dan manajemen proyek. Namun, ERP dan modul keuangannya kurang kuat dibandingkan opsi lain, serta dukungan lokal Indonesia juga belum optimal.

4. Cara Memilih Alternatif Odoo Enterprise yang Tepat

Memilih pengganti Odoo Enterprise harus mempertimbangkan sejumlah faktor penting yang relevan dengan konteks pasar Indonesia dan kebutuhan spesifik perusahaan.

1. Kesesuaian Regulasi Lokal

Pastikan alternatif yang dipilih mendukung fitur e-Faktur, PPh, BPJS, dan Undang-Undang Ketenagakerjaan agar sesuai peraturan di Indonesia. Hal ini penting mengingat pasar software payroll di Indonesia bernilai besar dan terus berkembang dengan cepat.

2. Kemudahan Implementasi

Onboarding yang mudah dengan dokumentasi dalam Bahasa Indonesia dan dukungan langsung dari penyedia menjadi faktor penentu lancarnya proses implementasi dan adaptasi.

3. Total Cost of Ownership

Penghitungan biaya harus mencakup lisensi, implementasi, kustomisasi, pelatihan, dan pemeliharaan agar tidak muncul biaya tersembunyi yang membebani bisnis di masa depan.

4. Integrasi dengan Sistem Existing

Kemampuan integrasi dengan sistem yang sudah ada wajib dimiliki untuk menghindari migrasi data yang rumit dan mengganggu operasional.

5. Skalabilitas

Pilih sistem yang dapat mengikuti pertumbuhan perusahaan, terutama karena Indonesia memiliki lebih dari 30 juta UMKM dengan pertumbuhan tahunan signifikan. Sistem yang dikembangkan mampu membantu menghemat biaya migrasi dan menyesuaikan kebutuhan perusahaan yang sedang bertumbuh.

6. Keamanan Data

Standar keamanan seperti ISO 27001 dan sertifikasi PSE Kominfo sangat penting untuk menjaga kerahasiaan data bisnis, termasuk penggunaan enkripsi tingkat tinggi serta backup otomatis yang dapat diandalkan.

7. Dukungan Purna Jual

Layanan purna jual dengan SLA jelas dan komunitas pengguna aktif sangat membantu ketika membutuhkan bantuan cepat dan sumber informasi tambahan.

Alternatif Odoo Enterprise Terbaik untuk Bisnis Indonesia

Dari berbagai alternatif yang ada, Mekari dapat dipilih sebagai opsi paling sesuai untuk perusahaan di Indonesia. Mekari menyediakan ekosistem software terpadu dengan berbagai modul mulai dari HR, keuangan, akuntansi, CRM, perpajakan, hingga tanda tangan digital, semua dirancang untuk konteks lokal dan didukung penuh dengan layanan dalam Bahasa Indonesia. Selain itu, sertifikasi seperti ISO 27001 dan dipercaya 55.000+ pengguna aktif menjadi bukti kepercayaan yang kuat terhadap platform ini sebagai solusi bisnis modern di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: