7 Anggota BTS bakal jadi multijutawan, ini penyebabnya



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Ketujuh anggota grup K-pop Korea Selatan BTS akan menjadi multi-jutawan, ketika label yang menaungi mereka Big Hit Entertainment resmi go public pada bulan Oktober.

Melansir BBC, melonjaknya permintaan saham Big Hit telah menyebabkan valuasi market perusahaan mencapai £ 3,2 miliar atau setara dengan US$ 4,1 miliar, dengan harga saham di atas kisaran harga yang ditetapkan.

Bos Big Hit Bang Si-hyuk, yang memiliki 43% saham label manajemen, akan menjadi miliarder.


Pada bulan Agustus, ia memberi setiap anggota BTS 68.385 saham, senilai total £ 6,2 juta.

Saat ini dengan harga antara 105.000-135.000 won (£ 70,03- £ 88,70) per saham, Big Hit menargetkan bisa mengumpulkan sekitar £ 638,3 juta dengan penjualan 7,13 juta saham baru ketika terdaftar di Bursa Efek Korea, KOSPI, pada 15 Oktober 2020.

Baca Juga: Minat Investor Tinggi, Pengelola Label BTS Jual Mahal Saham IPO

BTS mencetak rekor baru pada hari Senin, saat penjamin emisi perusahaan hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk menawarkan saham IPO Big Hit saat pesanan dibuka kepada investor. Tidak tanggung-tanggung, saham Big Hit mengalami oversubscribe sebanyak 1.000 kali lebih tinggi dari saham yang tersedia.

Sementara itu, melansir CNBC, penggemar berat BTS di Korea Selatan berharap untuk membeli setidaknya satu saham label manajemen untuk mendukung anggota favorit mereka.

Yang lebih mengejutkan lagi, ini adalah IPO terbesar Korea Selatan dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga: Cara membeli saham perdana Big Hit Entertainment, agensi BTS

Itu pertanda bahwa popularitas BTS belum berkurang, meskipun grup tersebut terpaksa membatalkan tur dunia mereka karena pandemi virus corona. Selain itu, ada risiko bahwa beberapa anggota BTS mungkin segera harus menjalani wajib militer selama dua tahun.

Pada 2019, BTS menghasilkan 97% penjualan Big Hit tahun lalu, dan 88% tahun ini.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie