9 Gejala Anemia Pada Ibu Hamil dan Cara Mencegahnya



KONTAN.CO.ID - Gejala anemia pada ibu hamil perlu diketahui oleh Anda yang sedang menantikan buah hati. Anemia adalah kondisi saat ibu hamil kekurangan sel darah merah. 

Gejala anemia pada ibu hamil pun tidak boleh diabaikan karena bisa membahayakan diri sendiri maupun bayi dalam kandungan. Selama kehamilan, secara alami tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah merah untuk mendukung pertumbuhan janin.

Produksi sel darah merah membutuhkan beberapa komponen diantaranya zat besi, asam folat, dan vitamin B12.


Baca Juga: 6 Manfaat Buah Duku Untuk Kesehatan yang Teruji Klinis, Yuk Cek!

Jika tidak mendapatkan cukup zat besi atau nutrisi tertentu lainnya, tubuh mungkin tidak dapat menghasilkan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat darah tambahan ini.

Hal ini membuat ibu hamil dapat mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah. Anemia bisa membuat ibu hamil merasa lelah dan lemah. 

Jika parah tetapi tidak diobati, anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti persalinan prematur. Lantas, apa saja gejala anemia pada ibu hamil?

Baca Juga: Cek Yuk! 6 Manfaat Buah Duku Untuk Kesehatan yang Teruji Klinis

Gejala anemia pada ibu hamil 

Gejala anemia pada ibu hamil yang paling umum seperti dirangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut:

  1. Kulit pucat
  2. Merasa lelah atau lemah
  3. Pusing
  4. Sesak napas
  5. Detak jantung cepat atau berdebar
  6. Kesulitan berkonsentrasi
  7. Apatis
  8. Gelisah
  9. Penurunan kinerja dan daya tahan
Baca Juga: Bisa Dikonsumsi Jika Gejala Muncul, Ini Daftar Makanan Penambah Darah

Gejala anemia pada ibu hamil dapat dibedakan menjadi akut dan kronis. Anemia akut akan menyebabkan sesak yang tiba-tiba, pusing dan kelelahan yang mendadak. 

Sedangkan pada anemia kronik seperti defisiensi zat besi gejala yang muncul bersifat gradual, dan baru disadari oleh pasien saat kondii eritrosit sudah sangat rendah.

Selain itu, pada tahap awal anemia, Anda mungkin tidak merasakan gejala anemia yang jelas. Jadi, pastikan untuk melakukan tes darah rutin untuk memeriksa anemia pada pertemuan pranatal Anda.

Baca Juga: Bisa Obati Bisul, Ini Manfaat Lain Rebusan Daun Sirsak untuk Kesehatan Tubuh

Cara mencegah anemia pada ibu hamil 

Sementara itu, ada beberapa cara untuk mencegah anemia pada ibu hamil yang bisa dilakukan:

1. Makan makanan yang tinggi zat besi

Khususnya yang kaya zat besi dan asam folat setiap hari. Adapun contoh makanan yang mengandung zat besi misalnya daging (sapi atau unggas) rendah lemak yang dimasak matang, makanan laut seperti ikan, cumi, kerang dan udang yang dimasak matang, dan produk susu yang telah dipasteurisasi.

Baca Juga: Simak Ya! 7 Manfaat Jagung Untuk Kesehatan Tubuh yang Sudah Teruji

2. Konsumsi sayuran hijau 

Sayuran hijau yang tinggi zat besi, misalnya bayam dan kangkung, kacang polong, kentang, dan gandum. Sementara untuk makanan yang mengandung tinggi folat contohnya sayuran hijau seperti bayam, brokoli, seledri, buncis, lobak hijau atau selada.

Selain itu, terdapat buah-buahan tinggi folat seperti jeruk, alpukat, pepaya, pisang, kacang-kacangan (kacang polong, kacang merah, kacang kedelai, kacang hijau), biji bunga matahari, gandum, dan kuning telur.

Baca Juga: 11 Obat Tipes Alami yang Bisa Dicoba di Rumah

3. Mengkonsumsi vitamin C lebih banyak

Vitamin c membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan secara lebih efisien. 

4. Minum suplemen

Suplemen yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah suplemen zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Suplemen bisa diminum di pagi hari atau malam hari sebelum tidur untuk mengurangi mual setelahnya.

Demikian penjelasan mengenai gejala anemia pada ibu hamil dan cara mencegahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News