AAJI: Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa Naik 6,5% Jadi Rp 6,45 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat nilai total uang pertanggungan industri asuransi jiwa mengalami peningkatan. Mengenai hal itu, Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo mengatakan total uang pertanggungan industri asuransi jiwa mencapai Rp 6,45 triliun pada kuartal I-2026.

"Nilai itu meningkat sebesar 6,5%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 6,05 triliun," ucapnya dalam konferensi pers AAJI di Jakarta Selatan, Selasa (2/6).

Melihat kondisi itu, Albertus menyampaikan artinya pelindungan yang diberikan industri tidak hanya menjangkau banyak orang, tetapi juga memberikan nilai proteksi yang makin meningkat. 


Baca Juga: Pendanaan Fintech Lending dari Lender Asing Naik 18,28% per Maret 2026, Ini Sebabnya

Secara rinci, AAJI mencatat, uang pertanggungan segmen kumpulan mendominasi total uang pertanggungan industri pada kuartal I-2026. 

Albertus mengatakan uang pertanggungan segmen kumpulan mencapai Rp 3,81 triliun. Nilainya meningkat 13,4%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun kontribusi segmen kumpulan sebesar 59,07% terhadap total uang pertanggungan industri asuransi jiwa.

Lebih lanjut, Albertus menerangkan nilai uang pertanggungan segmen perorangan mencapai Rp 2,64 triliun pada kuartal I-2026. Nilai itu menurun tipis sebesar 1,9%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun kontribusi segmen perorangan sebesar 40,93% terhadap total uang pertanggungan industri asuransi jiwa.

Asal tahu saja, uang pertanggungan merupakan nilai manfaat asuransi yang dipertanggungkan. Apabila ada kejadian yang menimbulkan klaim pada sebagian masyarakat Indonesia, uang pertanggungan manfaat asuransi jiwa yang dibayarkan kepada nasabah asuransi jiwa adalah bagian dari Rp 6,45 triliun tersebut.

Sementara itu, AAJI mencatat jumlah tertanggung industri asuransi jiwa mengalami kenaikan pada kuartal I-2026.Adapun jumlah tertanggung industri asuransi jiwa mencapai 118,28 juta orang pada kuartal I-2026. Angka itu mengalami kenaikan 20,9%, jika dibandingkan pencapaian periode sama tahun lalu. 

Baca Juga: Dapen BCA Catat Penerimaan Iuran Meningkat 5,65% per Maret 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: