KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah turut memberikan dampak signifikan terhadap lini asuransi marine cargo di industri asuransi umum. Asal tahu saja, data AAUI mencatat klaim asuransi marine cargo mengalami peningkatan sebesar 6,7% year on year (YoY) menjadi Rp 357 miliar per Maret 2026. Adapun premi asuransi marine cargo tercatat terkontraksi cukup dalam sebesar 12,6% YoY menjadi Rp 1,49 triliun per Maret 2026. Ketua Umum AAUI Budi Herawan menjelaskan dampak konflik Timur Tengah menyebabkan alur transportasi laut yang melalui Selat Hormuz terganggu. Hal itu juga dirasakan eksportir maupun importir yang berasal dari Indonesia. Alhasil, kondisi itu memengaruhi jumlah pengangkutan sehingga berefek juga terhadap kinerja lini asuransi marine cargo.
AAUI: Konflik Timur Tengah Berdampak pada Kinerja Asuransi Marine Cargo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah turut memberikan dampak signifikan terhadap lini asuransi marine cargo di industri asuransi umum. Asal tahu saja, data AAUI mencatat klaim asuransi marine cargo mengalami peningkatan sebesar 6,7% year on year (YoY) menjadi Rp 357 miliar per Maret 2026. Adapun premi asuransi marine cargo tercatat terkontraksi cukup dalam sebesar 12,6% YoY menjadi Rp 1,49 triliun per Maret 2026. Ketua Umum AAUI Budi Herawan menjelaskan dampak konflik Timur Tengah menyebabkan alur transportasi laut yang melalui Selat Hormuz terganggu. Hal itu juga dirasakan eksportir maupun importir yang berasal dari Indonesia. Alhasil, kondisi itu memengaruhi jumlah pengangkutan sehingga berefek juga terhadap kinerja lini asuransi marine cargo.
TAG: