KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) total penjualan mobil listrik mencapai 117.108 unit pada Semester I-2026, atau menyumbang 26,8% dari total pasar otomotif nasional yang sebesar 436.564 unit. Kontribusi kendaraan listrik naik tajam jika dibandingkan capaian pada Semester I-2025, dengan total penjualan mencapai 69.134 unit atau porsinya setara 18,3%. Mengenai hal itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai tren tersebut merupakan sinyal positif dan bisa menjadi peluang bagi industri asuransi umum. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan yang menjadi menarik adalah pangsa pasar kendaraan elektrifikasi yang meliputi battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) naik cukup signifikan menjadi 26,8% dari sebelumnya 17,3%. Baca Juga: Pergantian Gubernur BI Bayangi Suku Bunga, Begini Prospeknya
AAUI: Peningkatan Penjualan Kendaraan Listrik Bisa Berdampak Positif bagi Asuransi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) total penjualan mobil listrik mencapai 117.108 unit pada Semester I-2026, atau menyumbang 26,8% dari total pasar otomotif nasional yang sebesar 436.564 unit. Kontribusi kendaraan listrik naik tajam jika dibandingkan capaian pada Semester I-2025, dengan total penjualan mencapai 69.134 unit atau porsinya setara 18,3%. Mengenai hal itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai tren tersebut merupakan sinyal positif dan bisa menjadi peluang bagi industri asuransi umum. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan yang menjadi menarik adalah pangsa pasar kendaraan elektrifikasi yang meliputi battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) naik cukup signifikan menjadi 26,8% dari sebelumnya 17,3%. Baca Juga: Pergantian Gubernur BI Bayangi Suku Bunga, Begini Prospeknya
TAG: