AAUI proyeksikan premi asuransi umum di tumbuh 10% di tahun depan



KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memproyeksi pertumbuhan premi asuransi umum pada 2019 sebesar 10% year on year (yoy). 

Ketua AAUI Dadang Sukresna mengatakan, meski memasuki tahun politik, ia yakin premi asuransi umum masih bisa bertumbuh.

"Semester I-2018 premi tumbuh 10% yoy, akhir tahun juga 10% yoy. Dobel digit lah, beda dengan akhir tahun. Tahun depan, harapan kita tidak turun, harapannya sama 10% yoy," jelas Dadang di sela-sela kegiatan 24th Indonesia Rendezvous, di Bali, Jumat (26/10).


Dadang bilang pemicu pertumbuhan premi tahun depan adalah rencana pemerintah yang akan mengasuransikan barang milik negara. Selain itu, Dadang menjelaskan, bisnis asuransi di Indonesia ada dua pasar yakni korporasi komersial dan perorangan.

"Kalau yang korporasi komersial paling penambahan ketika dibangun menjadi properti. Mudah-mudahan di sektor ritel perorangan bisa naik lagi. Namun karena kecil-kecil dan jumlah preminya ga terlalu besar. Tapi dia banyak," tambah Dadang.

Sedangkan instrumen investasi yang akan dipilih oleh pelaku asuransi, menurut Dadang tidak akan jauh berubah pada tahun depan. Lantaran sifat asuransi umum yang pencairan klaimnya dalam waktu dekat, sehingga dana harus bersifat likuid.

"Tidak banyak berubah, masih di pasar uang berupa deposito. Saving Bonds Ritel (SBR) sudah pasti warena wajib. Paling reksadana," pungkas Dadang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi