AB InBev membatalkan rencana IPO Budweiser di Hong Kong



KONTAN.CO.ID - HONG KONG / NEW YORK / BRUSSELS. Anheuser-Busch InBev mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya tidak akan melanjutkan listing yang direncanakan dilakukan di Hong Kong dari unit Asia Pasifik-nya, Budweiser Brewing Company APAC Ltd pada tahun ini. 

AB InBev, produsen bir terbesar di dunia tersebut bertujuan untuk menjual sebanyak US$ 9,8 miliar saham Budweiser untuk mencari bantuan dari beban utang yang besar. Akibat pembatalan tersebut, saham AB InBev di New York turun 3% dalam perdagangan akhir pekan ini.

IPO yang dibatalkan juga merupakan kemunduran di bursa Hong Kong. Padahal listing Budweiser diharapkan akan membantu menarik perusahaan-perusahaan internasional terkemuka lainnya saat meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.


AB InBev mengatakan keputusan pembatalan IPO itu karena "beberapa faktor, termasuk kondisi pasar yang berlaku," meskipun pasar saham Hong Kong hampir datar pada hari Jumat dan diperdagangkan mendekati tertinggi dalam sejarah.

Budweiser APAC dalam portofolionya memiliki lebih dari 50 merek bir termasuk Stella Artois dan Corona. Sebelumnya, bila IPO tersebut jadi dilakukan saham Budweiser  dihargai dikisaran indikatif HK $ 40-HK $ 47. 

Editor: Handoyo .