Abaikan Tekanan Barat, Netanyahu Janji akan Respons Serangan Iran



KONTAN.CO.ID - Tak peduli dengan tekanan sekutunya untuk menahan diri, Israel berjanji akan tetap memberikan respons atas serangan Iran beberapa waktu lalu.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada hari Rabu (17/4) menegaskan bahwa negaranya akan membuat keputusan sendiri tentang bagaimana cara mereka mempertahankan diri.

"Saya ingin memperjelasnya, kami akan membuat keputusan sendiri, dan Negara Israel akan melakukan segala yang diperlukan untuk mempertahankan diri," kantor kepresidenan Netanyahu melaporkan, dikutip Reuters.


Sebelumnya, Netanyahu bertemu dengan para menteri luar negeri Jerman dan Inggris yang berupaya menenangkan Israel agar tidak mengambil langkah berlebihan dalam merespons serangan Iran, yang bisa memperluas konflik regional.

Amerika Serikat, Uni Eropa, dan kelompok negara-negara industri G7 telah mempertimbangkan adanya sanksi tambahan terhadap Iran. Langkah itu diharapkan bisa sedikit menenangkan Israel.

Baca Juga: Rudal dan Drone Hizbullah Menyerbu Israel

Konflik Iran-Israel

Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel pada Sabtu malam hingga Minggu sebagai balasan atas serangan udara terhadap gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah.

Serangan di Damaskus itu menewaskan tujuh anggota Garda Revolusi Iran, dua di antaranya adalah jenderal.

Israel, dengan bantuan sekutunya, berhasil menembak jatuh sebagian besar serangan Iran. Meski hanya menyebabkan kerusakan kecil, namun potensi pembalasan Israel tetap memicu kekhawatiran akan terjadinya perang regional yang besar-besaran.

Baca Juga: Israel akan Bangun Koalisi Regional untuk Membalas Serangan Iran

Mengutip AP News, militer Israel mencatat ada lebih dari 300 serangan yang diluncurkan ke Israel dan 99% di antaranya berhasil dicegat.

Laksamana Muda, Daniel Hagari, mengatakan bahwa Iran menembakkan 170 drone, lebih dari 30 rudal jelajah, dan lebih dari 120 rudal balistik. Dari jumlah itu, beberapa rudal balistik berhasil mencapai wilayah Israel dan menyebabkan kerusakan kecil di pangkalan udara.

Hagari mengatakan, sebagian besar pencegatan dilakukan di luar perbatasan Israel, termasuk 10 rudal jelajah yang dicegat oleh pesawat tempur.

Israel mengaku akan menyiapkan balasan atas serangan Iran dengan porsi yang pas di waktu yang tepat. Saat ini Kabinet Perang Israel berusaha membangun koalisi regional untuk menghadapi Iran.