JAKARTA. PT Anugerah Berkah Madani Tbk atawa ABMA Land membidik dana Penawaran Saham Perdana alias initial public offering (IPO) mencapai Rp 2,6 triliun - Rp 4,1 triliun. Dengan begitu, ini akan menjadi aksi IPO terbesar kedua tahun ini setelah PT Waskita Beton Precast (WBP). Rencananya, perusahaan properti ini menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,33 miliar saham baru ke publik dengan nominal Rp 100 per saham. Jumlah tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga saham perdana tersebut ditawarkan di kisaran Rp 800 sampai Rp 1.250. Direktur Utama ABMA Musyanif menjelaskan, keinginan melantai di kuartal III dilakukan memanfaatkan momentum UU Pengampunan Pajak alias tax amnesty. "Ini kesempatan baik sekali, timing pas sekali, karena Brexit dan tax amnesty, jadi banyak uang asing masuk ke sini," katanya, Selasa (15/8).
ABMA, IPO terbesar kedua tahun ini
JAKARTA. PT Anugerah Berkah Madani Tbk atawa ABMA Land membidik dana Penawaran Saham Perdana alias initial public offering (IPO) mencapai Rp 2,6 triliun - Rp 4,1 triliun. Dengan begitu, ini akan menjadi aksi IPO terbesar kedua tahun ini setelah PT Waskita Beton Precast (WBP). Rencananya, perusahaan properti ini menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,33 miliar saham baru ke publik dengan nominal Rp 100 per saham. Jumlah tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga saham perdana tersebut ditawarkan di kisaran Rp 800 sampai Rp 1.250. Direktur Utama ABMA Musyanif menjelaskan, keinginan melantai di kuartal III dilakukan memanfaatkan momentum UU Pengampunan Pajak alias tax amnesty. "Ini kesempatan baik sekali, timing pas sekali, karena Brexit dan tax amnesty, jadi banyak uang asing masuk ke sini," katanya, Selasa (15/8).