KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABM Investama Tbk (ABMM) menikmati cuan sepanjang tahun ini seiring kenaikan harga batubara yang signifikan. Sepanjang 2021, ABM Investama memproyeksikan pendapatan bisa mendekati US$ 1 miliar. Harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) sempat kembali menembus US$ 200/ton. Bersamaan dengan itu, harga acuan batubara (HBA) juga ikut menanjak. Melansir laman resmi Kementerian ESDM, HBA terus naik dari awal Januari yang di posisi US$ 75,84/ton menjadi US$ 161,63/ton di Oktober 2021. Direktur ABM Investama, Adrian Erlangga menuturkan walaupun harga batubara alami penurunan tetapi dirinya melihat penurunan tidak akan melebihi harga di 2020. Optimisme itu juga terbukti dari bertambahnya kontrak baru yang diperoleh ABMM.
ABMM optimistis pendapatan mendekati US$ 1 miliar hingga tutup tahun 2021
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABM Investama Tbk (ABMM) menikmati cuan sepanjang tahun ini seiring kenaikan harga batubara yang signifikan. Sepanjang 2021, ABM Investama memproyeksikan pendapatan bisa mendekati US$ 1 miliar. Harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) sempat kembali menembus US$ 200/ton. Bersamaan dengan itu, harga acuan batubara (HBA) juga ikut menanjak. Melansir laman resmi Kementerian ESDM, HBA terus naik dari awal Januari yang di posisi US$ 75,84/ton menjadi US$ 161,63/ton di Oktober 2021. Direktur ABM Investama, Adrian Erlangga menuturkan walaupun harga batubara alami penurunan tetapi dirinya melihat penurunan tidak akan melebihi harga di 2020. Optimisme itu juga terbukti dari bertambahnya kontrak baru yang diperoleh ABMM.