ACC salurkan booking Rp 13,2 triliun



JAKARTA. Raut wajah PT Astra Credit Companies (ACC) cukup cerah pasca melewati paruh pertama tahun ini. Kinerja pembiayaan ACC telah sesuai dengan target.

Handoko Liem, Chief Risk Management and IT PT Astra Credit Companies (ACC) mengatakan, sepanjang enam bulan pertama tahun ini, pihaknya telah menorehkan pembiayaan baru (new booking) sebesar Rp 13,2 triliun.

Angka ini telah melampaui separuh dari target booking hingga akhir tahun yakni Rp 25 triliun. Target booking Rp 25 triliun ini naik 10% dibanding realisasi booking tahun lalu. Artinya, pada semester II-2016, ACC masih memiliki pekerjaan rumah menyalurkan booking sekitar Rp 12 triliun lagi.


"Saat ini pembiayaan kami lebih di dominasi pembiayaan mobil penumpang sebesar 85%. Sisanya pembiayaan komersial," terang Handoko, Jumat (15/7).

Apabila diperhatikan dengan seksama, ACC terus mengurangi porsi pembiayaan mobil komersial. Pada akhir tahun lalu, porsi pembiayaan mobil komersial mencapai 27% hingga 28% dari total portofolio.

Memasuki bulan Mei, pihaknya kembali memangkas porsi pembiayaan mobil komersial menjadi 24% hingga 25% dari total portofolio. Dan saat ini, porsi pembiayaan komersial terus menyusut hingga 15%.

Menurut Handoko, di tengah situasi ekonomi yang belum pulih ini, pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent). Sebab, saat ekonomi belum stabil, kendaraan komersial terkena dampak lebih dulu. ACC membatasi pembiayaan kendaraan komersial karena ingin menjaga kualitas kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto