JAKARTA. Bagi perusahaan yang melakoni aktivitas ekspor maupun impor, naik-turun nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tentu menjadi perhatian utama. Tak terkecuali PT Ace Hardware Tbk, yang banyak menjual produk impor. Menurut laporan keuangan per 30 September 2016, pembelian impor Ace Hardware tercatat 69,19% terhadap total pembelian. Dengan total pembelian Rp 1,94 triliun, berarti belanja barang-barang impor perusahaan mencapai Rp 1,34 triliun. Pembelian impor Ace Hardware hingga kuartal III 2016 tersebut lebih kecil ketimbang kuartal III 2015, baik dalam persentase maupun nilai. Pada kuartal III 2015, persentase pembelian impor mereka 74,48% terhadap total pembelian Rp 2,08 triliun. Jadi kalau dihitung, pembelian impor Ace Hardware kuartal III 2015 yakni Rp 1,55 triliun.
Ace Hardware menjaga margin laba stabil
JAKARTA. Bagi perusahaan yang melakoni aktivitas ekspor maupun impor, naik-turun nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tentu menjadi perhatian utama. Tak terkecuali PT Ace Hardware Tbk, yang banyak menjual produk impor. Menurut laporan keuangan per 30 September 2016, pembelian impor Ace Hardware tercatat 69,19% terhadap total pembelian. Dengan total pembelian Rp 1,94 triliun, berarti belanja barang-barang impor perusahaan mencapai Rp 1,34 triliun. Pembelian impor Ace Hardware hingga kuartal III 2016 tersebut lebih kecil ketimbang kuartal III 2015, baik dalam persentase maupun nilai. Pada kuartal III 2015, persentase pembelian impor mereka 74,48% terhadap total pembelian Rp 2,08 triliun. Jadi kalau dihitung, pembelian impor Ace Hardware kuartal III 2015 yakni Rp 1,55 triliun.