MEULABOH. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Nanggroe Aceh Darussalam menyatakan memiliki cadangan batubara sebesar 700 juta ton. Umumnya, kualitas batubara yang ada berkalori rendah sekitar 3.000 kkal/kg hingga 5.000 kkal/kg. "Dari jumlah itu, yang terbesar ada di areal tambang milik PT Mifa Bersaudara sebanyak 340 juta ton, dan PT Indonesia Pasifik Energi 190 juta ton," kata Syahrir, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Mineral Pemkab Aceh Barat usai menerima kunjungan wartawan di kantornya, Rabu (12/3). Di Aceh Barat itu, ada 13 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) komoditas batubara, 2 IUP mineral emas, dan satu perusahaan kontrak karya (KK). Dari 13 perusahaan, ada empat perusahaan masuk tahap produksi, yaitu PT Mifa Bersaudara, PT Indonesia Pasifik Energi, PT Agra Budi, dan PT Bara Adipritama.
Aceh Barat punya cadangan batubara 700 juta ton
MEULABOH. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Nanggroe Aceh Darussalam menyatakan memiliki cadangan batubara sebesar 700 juta ton. Umumnya, kualitas batubara yang ada berkalori rendah sekitar 3.000 kkal/kg hingga 5.000 kkal/kg. "Dari jumlah itu, yang terbesar ada di areal tambang milik PT Mifa Bersaudara sebanyak 340 juta ton, dan PT Indonesia Pasifik Energi 190 juta ton," kata Syahrir, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Mineral Pemkab Aceh Barat usai menerima kunjungan wartawan di kantornya, Rabu (12/3). Di Aceh Barat itu, ada 13 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) komoditas batubara, 2 IUP mineral emas, dan satu perusahaan kontrak karya (KK). Dari 13 perusahaan, ada empat perusahaan masuk tahap produksi, yaitu PT Mifa Bersaudara, PT Indonesia Pasifik Energi, PT Agra Budi, dan PT Bara Adipritama.