KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan kemasan PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/7). Dengan begitu, terdapat 29 emiten yang melaksanakan initial public offering (IPO) dan tercatat di BEI sepanjang tahun 2020. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, EPAC merupakan perusahaan tercatat pertama yang memperoleh stimulus BEI berupa pemotongan initial listing fee (ILF) sebesar 50%. Dia berharap, stimulus ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu perusahaan di tengah pandemi Covid-19 ini. "Hal ini bertujuan agar pasar tetap optimistis dengan stabilitas pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan nasional ke depannya," kata Nyoman kepada para wartawan melalui pesan singkat, Rabu (1/7). Sebagai informasi, kebijakan pemotongan 50% dari ILF ini berlaku sejak 18 Juni 2020 sampai dengan 17 Desember 2020.
Ada 29 emiten baru, BEI masih kantongi 22 perusahaan di pipeline IPO
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan kemasan PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/7). Dengan begitu, terdapat 29 emiten yang melaksanakan initial public offering (IPO) dan tercatat di BEI sepanjang tahun 2020. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, EPAC merupakan perusahaan tercatat pertama yang memperoleh stimulus BEI berupa pemotongan initial listing fee (ILF) sebesar 50%. Dia berharap, stimulus ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu perusahaan di tengah pandemi Covid-19 ini. "Hal ini bertujuan agar pasar tetap optimistis dengan stabilitas pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan nasional ke depannya," kata Nyoman kepada para wartawan melalui pesan singkat, Rabu (1/7). Sebagai informasi, kebijakan pemotongan 50% dari ILF ini berlaku sejak 18 Juni 2020 sampai dengan 17 Desember 2020.