Ada Covid-19, Bank Mandiri tak akan tekan anak usaha untuk tumbuh pesat di 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja anak-anak usaha PT Bank Mandiri Tbk pada kuartal I 2020 tercatat masih cukup solid sehingga turut mendorong pertumbuhan laba perusahaan secara keseluruhan di periode itu. Kontribusi laba anak usaha mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun, hingga akhir tahun, Bank Mandiri mengaku tidak akan terlalu menekan anak usahanya agar tumbuh pesat. Hal itu dilakukan karena adanya pandemi Covid-19. Perbankan pelat merah ini juga lebih fokus menjaga agar semua anak usahanya bisa tetap sehat.

"Sejalan dengan strategi Bank Mandiri sebagai perusahaan induk, kami tidak terlalu menekankan pada pertumbuhan kinerja di tengah pandemi saat ini," kata Rully Setiawan, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Jumat (26/6).


Baca Juga: Eximbank dan Bank Mandiri meneken kerja sama penjaminan kredit bank

Meski begitu, Bank Mandiri tetap berharap seluruh perusahaan anak, terutama sektor perbankan dapat menjaga kinerja dengan baik dan berkontribusi kepada Bank Mandiri seiring dengan ekspektasi ekonomi yang mulai bergerak ke arah positif, meski masih dibayangi oleh pandemi Covid-19

Bank Mandiri juga akan mendorong anak usaha meningkatkan efisiensi melalui pemanfaatan channel elektronik, termasuk memastikan penerapan protokol kesehatan dalam operasional keseharian. Adapun tahun 2019, perusahaan anak berkontribusi sebesar 16,8% dari total laba konsolidasi perusahaan.

Asal tahu saja, di kuartal I-2020, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih Rp 7,2 triliun atau naik 9,4% dibanding periode tahun sebelumnya. Anak usaha berkontribusi hingga 14,1% terhadap total laba konsolidasi itu, meningkat dari kontribusi kuartal I 2019 sebesar 12,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari