Ada Dua Cara Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Ini Mekanismenya



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Akses jemaah haji Indonesia ke Raudhah di Masjid Nabawi dapat dilakukan melalui dua mekanisme, yakni menggunakan tasreh atau surat izin resmi dari pemerintah Arab Saudi secara kolektif maupun pendaftaran mandiri melalui aplikasi Nusuk.

Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Ibadah dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Efrilen Hafiz membeberkan, bahwa kedua jalur tersebut merupakan bagian dari sistem resmi yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi untuk mengatur arus kunjungan jemaah ke Raudhah.

“Bagi yang muda-muda yang berusia dia bawah 40 tahun, yang melek dengan teknologi silahkan melakukan pendaftaran secara mandiri.,” ujarnya di Kantor Urusan Haji Madinah, Senin (27/4/2026).


Menurutnya, tasreh umumnya diajukan secara kolektif oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui sistem yang disediakan pemerintah Saudi.

Sementara itu, aplikasi Nusuk memungkinkan jemaah mendaftar secara individu, khususnya bagi mereka yang lebih familiar dengan teknologi.

Ia mencatat, saat ini pihaknya sudah mengajukan tasreh berjumlah 18.682 tasreh untuk Jemaah. Dari jumlah jemaah yang sudah masuk ke Madinah sekitar 28.000 jemaah.

Efrilen menambahkan, meskipun terdapat dua jalur berbeda, keduanya tetap mengarah pada tujuan yang sama, yakni memberikan kesempatan kepada jemaah haji untuk dapat beribadah di Raudhah dengan tertib dan teratur.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan kedua sistem tersebut dilakukan secara terkoordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih maupun penyalahgunaan akses.

“Artinya bahwa jemaah haji selalu berselawat kepada Rasulullah di tanah air. Nah itu menjadi kewajiban kita para PPIH Arab Saudi dalam rangka memberikan layanan ibadah kepada jemaah haji Indonesia yang sudah berada di Madinah,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Raudhah adalah area istimewa di dalam Masjid Nabawi, Madinah, yang terletak di antara makam Rasulullah SAW dan mimbar beliau. Disebut sebagai "taman surga" (raudhatul jannah), tempat ini sangat mustajab untuk berdoa dan beribadah, ditandai dengan karpet hijau dan pilar putih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News