KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menanggapi pengumuman force majeure yang dilakukan oleh emiten petrokimia tersebut menyusul gangguan pasokan minyak mentah di kawasan Selat Hormuz baru-baru ini. Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat PT Chandra Asri Pacific Tbk Suryandi mengatakan, sehubungan dengan konflik militer di kawasan Selat Hormuz, Timur Tengah, yang berdampak pada kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok, maka TPIA telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku. Penyampaian ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.
Ada Force Majeure Akibat Gangguan di Selat Hormuz, Ini Langkah Mitigasi TPIA
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menanggapi pengumuman force majeure yang dilakukan oleh emiten petrokimia tersebut menyusul gangguan pasokan minyak mentah di kawasan Selat Hormuz baru-baru ini. Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat PT Chandra Asri Pacific Tbk Suryandi mengatakan, sehubungan dengan konflik militer di kawasan Selat Hormuz, Timur Tengah, yang berdampak pada kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok, maka TPIA telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku. Penyampaian ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.