KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan baru di Pelabuhan Tanjung Priok untuk arus pengambilan peti kemas justru membuat banyak keluhan dari para pemilik barang. Alih-alih mengurai kemacetan, justru membuat rugi pemilik kontainer barang. Ketua Umum DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Dharmawan Witanto alias Akong menjelaskan bahwa kebijakan Truck Appointment System dan antrian panjang di pelabuhan membuat biaya operasional sangat terdampak. Per satu unit truk akan mengalami kerugian biaya operasional sebanyak Rp 800.000-Rp 1,35 juta. Kerugian tersebut merupakan estimasi biaya operasional jika truk terhambat 8-12 jam di pelabuhan.
Ada kebijakan Baru Pengambilan Peti Kemas di Tanjung Priok, Ini Efeknya ke Biaya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan baru di Pelabuhan Tanjung Priok untuk arus pengambilan peti kemas justru membuat banyak keluhan dari para pemilik barang. Alih-alih mengurai kemacetan, justru membuat rugi pemilik kontainer barang. Ketua Umum DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Dharmawan Witanto alias Akong menjelaskan bahwa kebijakan Truck Appointment System dan antrian panjang di pelabuhan membuat biaya operasional sangat terdampak. Per satu unit truk akan mengalami kerugian biaya operasional sebanyak Rp 800.000-Rp 1,35 juta. Kerugian tersebut merupakan estimasi biaya operasional jika truk terhambat 8-12 jam di pelabuhan.