Perubahan jadwal commuter pasca ada kereta bandara



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kereta dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi pada 2 Januari 2018 yang dikelola oleh PT Railink. Beroperasinya kereta ke bandara ini berdampak terhadap operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang dioperasikan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Pasalnya, kereta bandara juga melintasi rel yang dilalui KRL.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Muhammad Nurul Fadhila mengatakan, selama Kereta Api (KA) Bandara mengoperasikan 42 perjalanan dalam sehari, tidak ada perubahan jadwal di lintas KRL Commuter Line Stasiun Duri-Tangerang.

“Namun, pada saat nanti Kereta Api Bandara menjalankan sampai dengan 82 atau 80 perjalanan, akan ada perubahan jadwal KRL di lintas Duri-Tangerang dari 90 perjalanan menjadi 73 perjalanan,” ujarnya, Kamis (4/1).


PT KCI menyesuaikan jadwal keberangkatan KRL di lintas Duri-Tangerang untuk KA pertama dari Stasiun Duri menuju Tangerang. Jadwal keberangkatannya dimundurkan dari sebelumnya pukul 05.40 WIB menjadi pukul 05.45 WIB. Sebaliknya, kereta api pertama dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri, jadwal keberangkatan pertama dimajukan ke pukul 04.55 WIB dari sebelumnya pada pukul 05.00 WIB. Sedangkan, jadwal keberangkatan kereta api terakhir tetap tidak berubah yaitu pada pukul 23.45 WIB di Stasiun Duri dan 22.30 di Stasiun Tangerang.

KCI menyiapkan antisipasi dari lonjakan penumpang atau tidak terangkutnya penumpang commuter dengan beroperasinya Kereta Api Bandara itu, dengan mengoperasikan rangkaian stanformasi 12 (SF-12 atau 12 kereta dalam satu rangkaian) seluruhnya di lintas Duri-Tangerang.

"Pergeseran sinyal dan penyesuaian posisi Gird di dua stasiun sedang dikerjakan mudah-mudahan pertengahan bulan depan semua sudah siap,” ujar Muhammad.

Terkait headway atau jarak waktu antara satu rangkaian kereta dengan rangkaiannya lainnya, Muhammad mengatakan bila KA Bandara mengoperasikan 80-82 perjalanan, maka headway akan menjadi lebih lama dari 15 menit menjadi 30 menit, karena slot dipakai secara bergantian antara KRL Commuter Line dengan KA Bandara. 

Direktur Operasi PT KCI, Subakir menambahkan, bila KA Bandara beroperasi menjadi 82 perjalanan dalam sehari, maka KRL Commuter Line akan menurunkan jumlah perjalanan dalam sehari dari 90 perjalanan menjadi 73 perjalanan. Meski demikian, ia mengatakan kapasitas angkut KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang akan bertambah karena PT KCI akan mengoperasikan kereta rangkaian panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini